Saat itulah MY langsung lompat ke Sungai Cisadane yang ada di bawah jembatan.
Bantah Dugaan Bullying di Sekolah
Melalui pernyataan yang sama, pihak sekolah membantah adanya dugaan MY sebagai korban bullying.
“Berdasarkan catatan riwayat akademik dan perilaku, MY dikenal sebagai siswa yang baik dan tidak pernah mengalami perundungan (bullying), baik secara verbal maupun fisik di lingkungan sekolah,” lanjutnya.
Pihak sekolah lantas menegaskan bahwa penyebab insiden melompatnya MY ke Sungai Cisadane tidak berkaitan dengan persoalan di sekolah.
Sementara itu, proses pencarian terus dilakukan tim SAR gabungan dengan menyisir aliran Sungai Cisadane.
Menilik unggahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, penyisiran dilakukan dengan perahu karet di kawasan Sungai Cisadane.
Pencarian juga dilakukan dengan mengerahkan drone thermal dan bergantung pada kondisi cuaca yang berpengaruh pada derasnya arus sungai.(*)