Salah satu akun Instagram yang ikut mengunggah video tersebut, @magetanviral terlihat ada komentar yang ditinggalkan oleh pemilik video.
Tri mengungkapkan dirinya masih menyimpan telur MBG tersebut sebagai barang bukti dari unggahan viralnya.
“Masih ku simpan ini telurnya, takutnya ada yang minta bukti. Ada saksinya juga, kedua adik saya dan di video itu juga ada adik saya,” tulisnya dengan akun Instagram @twinarsih20.
Video viral yang sudah diputar lebih dari 47 ribu kali penayangan itu juga telah mendapat respons dari Bupati Magetan, Nanik Sumantri.
“Terima kasih, sudah banyak laporan yang masuk dan akan segera ditindaklanjuti,” tulis akun resmi milik Nanik pada unggahan milik Magetan Viral.
Sentilan Keras untuk SPPG yang Membagikan MBG
Sementara itu, unggahan di Facebook milik Tri juga memberikan pesan kepada SPPG Lembeyan untuk bersikap profesional dan lebih hati-hati.
“Khusus untuk SPPG di Lembeyan mohon maaf sebelumnya. Semoga ini jadi pelajaran untuk lebih teliti, profesional dalam bekerja, ini kotoran ayam banyak bakteri dan direbus dengan banyaknya telur lain apa semua gak terkontaminasi?” tulisnya.
Tri juga menyayangkan lemahnya kontrol petugas dapur karena ukuran kotoran yang menempel cukup besar dan seharusnya terlihat saat proses pengolahan.
“Semoga kedepannya lebih baik ya kerjanya dari semua sektor pekerja masa nggak keliatan kotoran ayam segitu besarnya,” sambungnya.
Menurutnya harus ada evaluasi agar lebih baik dan teliti dalam pelaksanaan program yang kini sudah berjalan setahun itu.(*)