Dilaporkan ke Petugas Kereta
Gerombolan pria tersebut kemudian masuk ke dalam gerbong setelah mendapatkan kursi.
Namun, perbuatan sebelumnya kepada penumpang lain dilaporkan oleh mahasiswa yang menaiki kereta tersebut kepada petugas.
“Mereka berkata segerombolan laki-laki tersebut catcalling dan berkata tidak senonoh. Satpam dan masinis entah pramugara kereta menegur mereka semua, terjadi kericuhan, ada banyak saksi kejadian termasuk saya,” paparnya.
“Ada korban lain yang di-catcalling, situasi cukup memanas, beberapa orang meneriaki mereka cabul, menyuruh mereka turun, proses hukum, bahkan ada penumpang yang nampar mulut pelaku,” tuturnya.
Diturunkan di Stasiun Kiaracondong
Lebih lanjut, menurut penuturan pengunggah video, lara pelaku tersebut kemudian diturunkan di Stasiun Kiaracondong untuk diproses lebih lanjut.
“Satpam dan pramugara kereta meminta identitas pelapor, korban dan beberapa saksi, karena jelas korban tidak terima dengan hal tersebut dan meminta mereka untuk diproses lebih lanjut,” tegasnya.
Pihak KAI Commuter pun terlihat memberi komentar pada unggahan yang kini sudah diputar lebih dari 600 ribu kali penayangan itu.
KAI mengimbau agar penumpang yang melihat atau mengalami tindakan yang mencurigakan dan tak menyenangkan untuk segera melapor kepada petugas.
Baca Juga: Sholat Idul Adha di Kebun Raya Bogor 27 Mei 2026, Gratis Untuk Umum!!
“Mengenai indikasi pelecehan terhadap pelanggan di rangkaian, sudah dilakukan pengecekan dan ditindaklanjuti oleh petugas kami,” ungkap pihak KAI Commuter.(*)