Manfaat makan salak ternyata juga bisa untuk kesehatan tulang. Karena salak mengandung kalsium yang dibutuhkan tulang. Bahkan di dalam salak terdapat kalsium yang cukup untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian.
Bagi wanita yang kerap alami gejala anemia karena mereka kerap kehilangan zat besi akibat mengalami menstruasi bisa makan salah untuk mengatasinya.
Hal itu lantaran dalam salak mengandung zat besi dan thiamin yang bisa membantu produksi sel darah merah dalam tubuh.
Manfaat buah salak lainnya yakni untuk menjaga kesehatan mata karena adanya kandungan antioksidan beta karoten di dalam buah salak yang membantu menyembuhkan cacat mata seperti rabun dekat.
Baca Juga: Menuju Tempat Wisata Ini Lewati Pemandangan Cakep, Makin Seru Jika Berada di Atas Cafe
Selain itu, betakaroten dalam buah salak diduga lima kali lebih banyak daripada semangka dan mangga.
Sementara dari sisi potensi ekonomi, salak ternyata juga menjadi salah satu komoditi ekspor. Permintaan salak dari luar negeri di antaranya dari China, Kamboja, Malaysia, Singapura, Thailand, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Timor-Leste, Belanda, Qatar, Hongkong, Jerman, dan Inggris.
Suroto, Ketua Paguyuban Petani Salak Pondoh yang tergabung pada CV Mitra Turindo sebagai eksportir salak pondoh menjelaskan ekspor salak sudah dilakukan pihaknya sejak tahun 2017 sebanyak 150 ton.
Kemudian pada tahun 2018 meningkat 350 ton dan 2019 mampu mengekspor 650 ton. Namun pada tahun 2020. Ketika pandemi covid 19 mulai masuk Indonesia, membuat ekspor salak menurun menjadi 160 ton saja karena terkendala terbatasnya transportasi untuk ekspor.
Baca Juga: Penyuka Durian Bakal Diganjar yang Berikut Ini
Perlahan pada tahun 2021 sudah dapat melakukan ekspor salak kembali melalui jalur laut ke Kamboja 5 ton per minggu.
Melihat potensi itu, Kabupaten Sleman pun tentu optimis. Kabupaten Sleman Yogyakarta dikenal sebagai daerah penghasil salak.
Salah satu lokasinya ada di Desa Wisata Agro Bangunkerto. Luasnya wisata agro ini mencapai 27 hektare dan mempunyai berbagai jenis salak unggulan yang belum tentu ada di negara lain.
Jika ingin mencicipi kesegaran salak pondoh langsung dari pohonnya bisa datangi Desa Wisata Agro Bangunkerto.
Baca Juga: Kuliner Maluku dari yang Lengket hingga Ikan Segar, Sensasinya Mengundang Selera Makan