Pemprov DKI Jakarta Arahkan Pekerja WFH Saat Cuaca Ekstrem, Koordinasinya dengan BNPB

photo author
Fenty Ruchyat, Jurnal Metropolitan
- Kamis, 8 Desember 2022 | 16:30 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem.
Ilustrasi cuaca ekstrem.

JURNAL METROPOLITAN -- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terkait work from home (WFH) saat cuaca ekstrem di ibu kota.

Bencana Hidrometeorologi yang mengintai Jakarta dan sekitarnya harus diantisipasi pekerja dan koordinasi dengan BNPB harus dilakukan Pemprov DKI Jakarta, kata PJ Gubernur Heru Budi.

Cuaca eksrem dan ancaman bencana hidrometeorologi memang harus diantisipasi Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi dampaknya salah satunya bersinergi dengan BNPB.

Baca Juga: Pj Gubernur DKI Heru Budi Jamin Pasokan Sembako Aman Hingga Tahun Depan Meski Harga Naik

"Ya, kita lihat situasinya. Jadi, dalam waktu dekat, saya akan koordinasi dengan BNPB," ujar Heru Budi.

Ia menambahkan bahwa WFH saat cuaca ekstrem merupakan imbauan dari pemerintah. Jadi, semua tergantung kebijakan perusahaan masing-masing.

"Walaupun itu WFH sifatnya adalah lokal saja, tergantung (kebijakan) masing-masing perusahaan," jelas Heru seraya berharap jika cuaca kembali normal, tidak diperlukan WFH.

"Kita lihat situasi ke depan, mudah-mudahan bisa aman dan cuaca bisa bersahabat," ungkap Heru.

Baca Juga: Kadis KPKP DKI Suharini Eliawati Sebut Ada Peningkatan Kebutuhan Pangan Jelang Nataru, Ini yang Dilakukan

Sebelumnya diketahui bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya memberikan arahan dan sejumlah catatan yang harus menjadi perhatian kepada para menterinya.

Salah satunya mengenai ancaman cuaca ekstrem. "Antisipasi rencana cuaca ekstrem dan yang berkaitan dengan keselamatan, agar kita semuanya memberikan perhatian," ujar Presiden Jokowi di Istana Negara, Selasa 6 Desember 2022.

Menurutnya, para menteri harus memaksimalkan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), untuk mendapatkan peringatan dini terhadap daerah-daerah yang berpotensi.

Baca Juga: Pemprov DKI Pantau Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, Ini Faktanya

"Memaksimalkan informasi cuaca dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) sebagai peringatan dini dan juga mitigasi bencana di seluruh daerah yang memiliki potensi," kata Jokowi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fenty Ruchyat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X