JURNAL METROPOLITAN -- Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati menyatakan akan ada peningkatan kebutuhan pokok menjelang Natal dan tahun baru. (Nataru)
Suharini Eliawati menyebut kenaikan kebutuhan pokok pangan itu terjadi setiap tahunnya jelang Natal dan tahun baru dibandingkan bulan-bulan biasa.
Menurut Suharini Eliawati, kenaikan kebutuhan itu biasanya antara sekitar 0,76 persen hingga 12,72 persen dibandingkan bulan normal.
Meningkatnya kebutuhan pokok itu diperkirakan mendorong kenaikan harga.
Baca Juga: Pemprov DKI Pantau Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, Ini Faktanya
Untuk itu, kata dia, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan beberapa hal sejalan dengan peningkatan kebutuhan itu.
Hal yang dilakukan diantaraya menggelar pasar murah yang biasanya dilaksanakan di rumah susun (rusun), RPTRA, kantor kelurahan, kecamatan dan wali kota.
Pihaknya akan bekerjasama dengan Bulog, Badan Pangan Nasional, para pelaku usaha dan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menjamin kecukupan pangan masyarakat.
Baca Juga: DKI Duduki Posisi Teratas dalam Tingkat Penggunaan Produk Dalam Negeri dan UMKK, Segini Nilainya
"Kami memastikan ketersediaan pangan di DKI Jakarta hingga 2023 dalam kondisi aman dan cukup sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Eli.
Upaya lain yang dilakukan di antaranya mengoptimalkan titik distribusi pangan yang dikelola Perumda Pasar Jaya di lima wilayah kota dan satu kabupaten dalam penyaluran atau pendistribusian pangan subsidi untuk masyarakat tertentu.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memantau harga pangan menjelang Hari Raya Natal dan tahun baru 2023.
Baca Juga: Pemprov DKI Akan Sulap Kawasan M Bloc Jadi Wisata Urban Kekinian di Jakarta Selatan
Upaya Pemprov DKI ini sebagai bagian dari upaya menjaga dan menekan inflasi daerah yang biasa disumbang dari komoditas pangan.
Kegiatan memantau dan mencek pergerakan harga pangan ini selalu di lakukan Pemprov DKI Jakarta untuk menghindari lonjakan harga pangan di masyarakat.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Tiga Program Prioritas Lewat RAPBD 2023 Sebesar Rp83,78 Triliun, Ini Rinciannya
Pemprov DKI Akan Sulap Kawasan M Bloc Jadi Wisata Urban Kekinian di Jakarta Selatan
DKI Duduki Posisi Teratas dalam Tingkat Penggunaan Produk Dalam Negeri dan UMKK, Segini Nilainya
Pemprov DKI Pantau Harga Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, Ini Faktanya