JURNALMETROPOLITAN.com -- Harga cabe yang melambung menjadi perhatian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ravindra Airlangga. Hadir dalam dialog bertajuk “Ngariung bersama Warga” di Desa Sukamaju, Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Selasa 19 Desember 2023
Ravindra menjawab kerisauan warga tentang melambungnya harga cabe. Ravindra menyatakan bahwa naiknya harga komoditas pertanian seperti cabe mestinya bisa dimitigasi.
Ravindra pun Mendorong agar budidaya cabe di pekarangan dengan skema closed loop financing untuk mitigasi harga melambung
Baca Juga: Polresta Bogor Kota Resmikan Satuan Pengamanan Objek Vital, Ini Tugas dan Fungsinya
Ravindra menjelaskan bahwa potensi untuk mitigasi kenaikan harga cabe antara lain adalah dengan memanfaatkan pekarangan untuk budidaya cabe.
Usaha ini, menurut Ravindra, telah berhasil menekan pengeluaran harian rumah tangga.
Selain itu, anggota DPR Fraksi Partai Golkar tersebut juga mendorong pengembangan skema pembiayaan closed loop financing seperti yang dilakukan BJB sejak tahun 2021.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Mahasiswi Keperawatan di Apartemen Berhasil Ditangkap, Ini Motifnya
“Juga perlu mengembangkan closed loop financing di mana offtaker menjamin pembelian produsen disertai dengan bimbingan. Closed loop financing BJB dikick off tahun 2021 hingga pertengahan 2022 memiliki NPL mendekati nol persen (tingkat pengembalian lebih dari 99%),” tegas Ravindra.
Pada kesempatan itu, Ravindra juga menjawab pertanyaan warga tentang bagaimana caranya mengembangkan sektor pertanian dan peternakan, khususnya pada basis anak muda?
Ravindra mengusulkan agar dilakukan pemetaan usaha yang paling potensial. Ravindra menyebut usaha peternakan kambing untuk kurban sangat potensial karena memiliki siklus tahunan.
Baca Juga: Miliki Fasilitas Terbesar se-Asia Tenggara, Korps Brimob Gelar Kejurnas Indoor Skydiving
Potensi yang lain adalah budidaya lele yang memiliki tingkat permintaan yang sangat tinggi.
Artikel Terkait
Dukung Produksi Nasional, Kementan Dorong Berbagai Daerah Kembangkan Varietas Lokal
Kebun Raya Bogor Gelar Gathering Kelas Edukasi Tabulampot Bersama Guru SD Se Kota Bogor
Pengembang Damara Village Bogor Resmi Serahkan Pengelolaan Aset ke Warga, Bangun Posyandu Hingga CSR Rp100 Juta