JURNALMETROPOLITAN.com -- Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong berbagai daerah di Indonesia untuk mengembangkan varietas lokal dalam meningkatkan produksi nasional.
Terkait hal ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak para kepala daerah mengawal jalanya produksi beras tahun ini. Dia ingin Indonesia mampu mencapai swasembada sehingga ke depan Indonesia tak lagi bergantung pada kebijakan impor.
"Kondisi dunia sekarang sedang menghadapi krisis pangan. Bahkan sudah ada negara yang kelaparan dan beberapa negera menyetop ekspor karena perubahan cuaca. Jadi mau tidak mau kita harus menuju swasembada dan harus berdiri di kaki sendiri. Kenapa? Karena Indonesia bisa mengoptimalkan potensi yang ada," ujar Mentan beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Antusias, 330 Siswa Ikuti Kelas Edukasi Tabulampot di Kebun Raya Bogor
Sejalan dengan arahan Mentan, Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) Kementan, Leli Nuryati mendorong lebih banyak pengembangan varietas lokal.
Terbaru, PVTPP menyerahkan sertifikat tanda daftar varietas unggul bernama Dharma Nina Ayu (DNA) dalam sebuah acara panen raya yang berlangsung di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Indramayu, Jawa Barat.
Menurut Leli, varietas padi lokal unggul DNA terbukti memiliki beragam keunggulan. Di antaranya tekstur nasi yang pulen, dengan bobot 1.000 butir padi mencapai 31,230 gram. Selain itu bentuk bulir beras lonjong dengan kadar amilosa sekitar 13,46 persen.
Baca Juga: Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan, Klinik Cahaya Kemang Laksanakan Survei Akreditasi
"Umur dari varietas DNA juga relatif genjah yaitu dibawah 150 hari dengan potensi panen mencapai 8 ton per hektar," katanya.
Leli mengatakan, varietas DNA bisa menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan produksi padi di Kabupaten Indramayu. Dia juga mengajak para penangkar benih di daerah ini untuk mengembangkan benih tersebut.
"Terutama karena varietas ini dapat beradaptasi dengan baik di dataran rendah Indramayu selama musim hujan," katanya.
Baca Juga: Dorong Kemajuan Pariwisata, THE 1O1 Bogor Suryakancana Gelar Kompetisi Meracik Minuman
Pada kesempatan ini, Kementan mengapresiasi Bupati Indramayu, Nina Agustina yang telah memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian. Salah satu upayanya adalah mendaftarkan varietas Dharma Nina Ayu agar memiliki sertifikat milik Kabupaten Indramayu.
Artikel Terkait
Dampak El Nino, Harga Beras Diprediksi Terus Meroket Hingga 9 Bulan Ke Depan
Gelar Diskusi Publik, Pemuda Pemudi Bogor - Sukabumi Diminta Bijak Dalam Memilih Pimimpin
Kreativitas Wirausaha dan Dukungan Program Luar Biasa dari Capres 2024 Ganjar Pranowo