RSUD Kota Bogor Jadi Pusat Pelatihan Dokter Militer untuk Medis dan Keamanan Nasional

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 14:22 WIB
RSUD Kota Bogor Jadi Pusat Pelatihan Dokter Militer untuk Medis dan Keamanan Nasional (Dims / Jurnalmetropolitan.com)
RSUD Kota Bogor Jadi Pusat Pelatihan Dokter Militer untuk Medis dan Keamanan Nasional (Dims / Jurnalmetropolitan.com)


JURNALMETROPOLITAN.com - Sebanyak 75 dokter muda atau sarjana kedokteran militer dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) resmi mengucapkan sumpah dokter dalam acara yang digelar di ruangan Pasaban Surawisesa, Plaza Balaikota Bogor Jawa Barat, pada Jumat, 14 Maret 2025.

Acara ini dipimpin langsung oleh Rektor Unhan RI, Letnan Jenderal TNI (Purn) Jonni Mahroza.

Pengambilan sumpah ini menandai transisi para dokter muda dari fase pembelajaran teoritis ke praktis, sekaligus menjadi langkah awal mereka untuk berkontribusi kepada masyarakat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

Dalam sambutannya, Letnan Jenderal TNI (Purn) Jonni Mahroza menegaskan pentingnya peran dokter militer tidak hanya dalam bidang medis, tetapi juga dalam menjaga pertahanan negara.

Baca Juga: 5 Orang Jadi Tersangka, Begini Kronologi Lengkap Skandal Gas LPG Oplosan di Jabar-Jateng

“Sumpah ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah awal bagi mereka untuk terjun langsung ke dunia nyata, menghadapi tantangan medis dan pertahanan yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kerja sama antara Unhan RI dan RSUD Kota Bogor sebagai bentuk sinergi dalam mempersiapkan dokter-dokter yang kompeten dan tangguh.

“Kerja sama ini merupakan bentuk nyata dalam menyiapkan tenaga medis yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta tuntutan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas,” tambahnya.

Komitmen Pemerintah Kota Bogor Tingkatkan Sarpras RSUD

Peningkatan kualitas layanan kesehatan di RSUD Kota Bogor menjadi fokus utama Pemerintah Kota Bogor, terutama setelah ditetapkannya RSUD Kota Bogor sebagai rumah sakit pendidikan.

Baca Juga: Tanggapi Gugatan Para Musisi yang Tergabung dalam VISI tentang Hak Cipta, Ahmad Dhani: Itu Kekanak-kanakan

Wali Kota Bogor Dedie Rachim, menegaskan bahwa peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) merupakan kewajiban pemerintah daerah.

“Ini sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kota Bogor, atas kerjasama RSUD Kota Bogor, yang menjadi rumah sakit pendidikan bagi Universitas Pertahanan. Oleh karena itu, kami harus meningkatkan sarana dan prasarana, kualitas layanan, serta memastikan kesiapan RSUD untuk membimbing para kadet dokter muda dalam melayani masyarakat,” ujar Dedie.

Direktur RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir, mengatakan bahwa pengembangan sarpras merupakan langkah penting untuk memenuhi standar rumah sakit pendidikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X