Istana Buka Suara usai Akun Medsos Prabowo Ramai Diserbu Netizen, Buntut Insiden Pendaki Brazil Jatuh di Rinjani

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 30 Juni 2025 | 16:43 WIB
Istana Buka Suara usai Akun Medsos Prabowo Ramai Diserbu Netizen, Buntut Insiden Pendaki Brazil Jatuh di Rinjani
Istana Buka Suara usai Akun Medsos Prabowo Ramai Diserbu Netizen, Buntut Insiden Pendaki Brazil Jatuh di Rinjani

JURNALMETROPOLITAN.com - Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) RI, Juri Ardiantoro angkat bicara perihal ramainya netizen dari luar negeri yang menyerbu akun Instagram Presiden RI, Prabowo Subianto buntut proses evakuasi pendaki asal Brasil, Juliana Marins yang terjatuh saat mendaki pada kawasan puncak Gunung Rinjani di Lombok, NTB.

Sebelumnya diketahui, Juliana terjatuh saat mendaki di sekitar Cemara Nunggal, jalur menuju puncak Gunung Rinjani, pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Proses evakuasi telah dimulai pada Sabtu 21, Juni 2025 sekitar pukul 14.32 Wita dan masih berlangsung hingga kini. Tim SAR pun diketahui menghadapi medan yang sulit sehingga membuat evakuasi tak berlangsung mulus.

Baca Juga: Menko Pangan Zulkifli Hasan Ditunjuk Prabowo Jadi Ketua Satgas Koperasi Merah Putih

Perihal itu, kini Juri selaku Wamensesneg dan perwakilan pejabat Istana RI menyatakan banyak kasus yang diadvokasi oleh tim Presiden Prabowo, bukan hanya pendaki Brasil yang jatuh di Rinjani.

"Ya, nanti kita akan update ya perkembangannya mengenai apa langkah-langkah yang akan kita ambil untuk membantu. Sebetulnya bukan hanya kasus ini, yang di Rinjani ya, tapi banyak kasus yang sampai ke Presiden yang oleh tim Bapak Presiden sedang diadvokasi," ujar Juri kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 24 Juni 2025.

Juri menjelaskan, masyarakat yang membutuhkan perhatian melalui media sosial Presiden, pemerintah pasti langsung membantu.

Baca Juga: Menhan Israel Tuding Iran Langgar Gencatan Senjata, Kini Perintahkan Serangan Intensitas Tinggi ke Teheran

"Bahkan kemarin kami juga dari sini mengirim tim untuk membantu. Ada masyarakat yang minta perhatian Presiden melalui medsosnya, kita juga datang," tegasnya.

"Ada anak yang memiliki kelainan, yang kesulitan untuk mendapatkan perawatan di dalam negeri, tapi Presiden sudah mengirim tim untuk membantu sebisanya masyarakat yang membutuhkan," sambungnya.

Juri kemudian menyebut Prabowo tidak memperhatikan satu per satu kasus yang dikeluhkan masyarakat, melainkan secara umum. Kendati demikian, Wamensesneg RI itu menilai hal kecil pun pasti diperhatikan oleh Prabowo.

Baca Juga: Bareskrim Temukan Ladang Ganja di Aceh Seluas 25 Hektare, 180 Ton Barang Bukti Dimusnahkan

"Jadi tidak kasus per kasus sih, jadi secara umum itu menjadi perhatian Presiden. Dan Presiden tidak hanya memperhatikan hal yang makro, tetapi hal-hal yang kelihatannya kecil, kasuistik, orang per orang itu semua sepanjang sampai ke Presiden semua akan diperhatikan," tukasnya.

Adapun pernyataan dari netizen dari luar negeri yang menuding Presiden Prabowo tidak mengirimkan tim penyelamat usai insiden Juliana terjatuh saat mendaki menuju puncak Gunung Rinjani pada 21 Juni 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X