JURNALMETROPOLITAN.com - Kekosongan posisi duta besar Indonesia di beberapa negara penting sempat menjadi pembahasan.
Atas kekosongan posisi duta besar ini, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyatakan bahwa hal tersebut adalah kelalaian kementeriannya.
Hal tersebut ia sampaikan di depan para anggota Legislatif saat melakukan rapat bersama Komisi I DPR.
“Saya kira ini juga kesalahan kami sehingga proses ini (penunjukan duta besar) tidak berlangsung dengan cepat dan smooth,” ujar Sugiono saat ratas di Kompleks Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 30 Juni 2025.
Ia kemudian menjanjikan bahwa posisi duta besar akan segera diisi dengan mengusulkan beberapa nama dalam dua hari ke depan.
“Tapi yang pasti untuk beberapa pos tadi yang disebutkan, kami berharap dalam satu dua hari ini sudah ada surat ke DPR untuk bisa segera,” imbuhnya.
Sugiono kemudian membenarkan bahwa posisi para duta besar sangat penting dan harus segera diisi untuk menghindari kekosongan jabatan yang lebih lama.
Meski kosong, Sugiono mengaku bahwa kementeriannya masih bisa melaksanakan tugas-tugas yang seharusnya dikerjakan.
Baca Juga: Ada 92 Percontohan Kopdes/Kel Merah Putih di 38 Provinsi, Wamenkop: Launching 19 Juli di Klaten
“Kami tetap bisa melaksanakan semua tugas-tugas perwakilan di negara-negara yang tidak ada duta besarnya dengan cukup lancar,” tambahnya.
Seperti diketahui, Indonesia tidak menempatkan duta besar di beberapa negara penting termasuk Amerika Serikat.(*)
Artikel Terkait
Soal Pernyataan WNI Cari Kerja di Luar Negeri Sempat Jadi Kontroversi, Menteri Karding Beri Klarifikasi
Menteri PU: Junjung Asas Praduga Tak Bersalah tapi Tidak akan Ada yang Ditutupi soal OTT KPK Oknum Dinas PUPR Sumut
Oknum Anak Buahnya di Sumut Kena OTT KPK yang Rugikan Negara hingga Rp231,8 Miliar, Menteri PU: Ini Benar-benar Tamparan Keras