Bencana Banjir hingga Longsor di Sumatera: 150 Tenda hingga 100 Alat Komunikasi Dikerahkan untuk Pulihkan Daerah Terdampak

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 30 November 2025 | 20:29 WIB
Operasi Tanggap Darurat Nasional: Prabowo Perintahkan A400 Bawa Bantuan Prioritas untuk Ibu, Bayi, dan Lansia
Operasi Tanggap Darurat Nasional: Prabowo Perintahkan A400 Bawa Bantuan Prioritas untuk Ibu, Bayi, dan Lansia

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) telah mulai diterbangkan untuk mengalihkan potensi hujan deras dari kawasan daratan.

“Kita juga melakukan operasi modifikasi cuaca, sudah mulai bisa diterbangkan untuk mengurangi curah hujan di daratan sehingga nanti curah hujan kita bawa ke lautan,” kata Pratikno di Lanud Halim Perdanakusuma.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Singgung Citra Buruk Bea Cukai di Masyarakat, Sebut Bisa Dibekukan dan Diganti SGS

Pratikno menambahkan bahwa pemerintah tetap bersiaga penuh mengingat adanya aktivitas siklon tropis di kawasan sekitar.

“Kemudian kita juga mengantisipasi karena ada siklon Koko, tapi tempatnya di utara. Kita masih waspada, kita harapkan dia tidak akan masuk ke wilayah daratan,” jelasnya.

Koordinasi Lintas Lembaga Diperkuat

Upaya tanggap bencana kali ini melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk TNI, BNPB, Basarnas, Kementerian Sosial, dan pemerintah daerah.

Presiden disebut memberikan mandat agar seluruh jajaran bergerak tanpa menunggu instruksi lanjutan, mengingat kondisi di sejumlah wilayah terdampak masih berubah cepat dan berpotensi menimbulkan dampak lebih besar.

Baca Juga: Di Balik Insiden 4 Jembatan Putus di Aceh, Ada Siklon Tropis Senyar yang Picu Bencana Banjir-Longsor

Dengan dukungan logistik tambahan, penguatan komunikasi darurat, serta operasi modifikasi cuaca yang berjalan paralel, pemerintah berharap fase tanggap darurat dapat berlangsung lebih efektif.

Akses jalan yang terputus, pemadaman listrik, serta sulitnya penyaluran logistik ke sejumlah titik terus menjadi perhatian utama tim gabungan di lapangan.(*) 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X