“Ada rasa sedih, ada rasa senang. Sedihnya kayak gini, rumahnya tenda-tenda begini kalau ada teman-teman yang mau dateng, nggak bisa duduk,” tuturnya.
“Kalau misal kita mau pulang, pulang ke mana?” Tambahnya.
Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang
Bertepatan dengan momen Idulfitri, Presiden Prabowo sempat mengunjungi Aceh Tamiang pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Presiden memastikan bahwa penanganan pada dampak bencana yang terjadi sudah mencapai hampir 100 persen.
Menurutnya saat itu, tinggal beberapa desa saja yang masih membutuhkan perhatian serius karena terhalang pada medan yang sulit.
“Alhamdulillah, di tenda sudah tidak ada lagi, sudah 100 persen keluar. Semua sudah masuk ke hunian-hunian sementara maupun tetap,” ujar Prabowo kepada awak media usai melaksanakan salat Id di Kebun Tanjung Seumantoh, Aceh pada 21 Maret 2026.
“Listrik juga hampir semuanya sudah jalan, hanya tersisa lima desa di seluruh Aceh yang memang medannya sulit. Bantuan semua sudah turun ke rakyat,” terangnya.
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah mengejar penyelesaian pembangunan sebanyak 2.418 unit rumah hunian sementara (huntara) dari total 4.189 unit.(*)
Artikel Terkait
Bocah Asal Geudumbak Aceh Utara Bagikan Cerita saat Banjir Datang Akhir November 2025, Air Tinggi Sampai Harus Naik ke Pohon Kelapa
Influencer Vilmei Ceritakan Kondisi Aceh usai Bencana, dari Sekolah Darurat hingga Hunian Sementara bagi Warga Setempat
Nasib Pendidikan Pascabencana di Reje Payung Aceh Tengah, Masih Kekurangan Buku Pelajaran hingga Guru yang Harus Mengajar Semua Kelas