Kolaborasi Strategis Kementerian Pertanian dan IPB Dorong Modernisasi dan Hilirisasi Pertanian

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 10 April 2026 | 10:25 WIB
Kolaborasi Strategis Kementerian Pertanian dan IPB Dorong Modernisasi dan Hilirisasi Pertanian (dims / jurnalmetropolitan.com)
Kolaborasi Strategis Kementerian Pertanian dan IPB Dorong Modernisasi dan Hilirisasi Pertanian (dims / jurnalmetropolitan.com)

Sementara itu, Rektor IPB menyampaikan apresiasi atas kinerja Kementerian Pertanian dalam mentransformasi sistem pangan nasional.

“Kami di IPB menyampaikan apresiasi atas kerja keras Pak Menteri Pertanian beserta jajaran. Indonesia telah melakukan transformasi sistem pangan dan pertanian sehingga kita mampu mencapai swasembada beras, dan ke depan kita harapkan juga pada komoditas pangan lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, IPB siap memberikan dukungan penuh melalui inovasi dan penguatan sumber daya manusia.

“IPB akan mendukung sepenuhnya dengan seluruh inovasi yang ada, termasuk SDM kami, baik dosen, peneliti, maupun mahasiswa, untuk membantu transformasi yang dilakukan Kementerian Pertanian. Tantangan ke depan semakin kompleks dan dinamis, sehingga kolaborasi ini menjadi sangat penting,” lanjutnya.

Rektor juga menjelaskan bahwa pertemuan tersebut dibangun dalam semangat ko-kreasi, di mana kedua pihak duduk bersama untuk membahas persoalan nyata di lapangan sekaligus merumuskan solusi berbasis inovasi.

Baca Juga: Tragis! Anak di Lahat Sumsel Tega Bunuh dan Mutilasi Ibu Kandung karena Kesal Tak Diberi Uang untuk Judi Slot

“Hari ini kami membangun model kolaborasi dalam bentuk ko-kreasi, mendiskusikan masalah, solusi, dan bagaimana inovasi yang sudah kami hasilkan bisa diadopsi dan dimanfaatkan. Kami juga mendapatkan banyak masukan agar riset ke depan lebih tepat guna dan efektif,” jelasnya.

Salah satu inovasi unggulan yang disoroti adalah varietas padi IPB 9G yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap pencapaian swasembada beras. Permintaan produksi benih varietas tersebut pun meningkat tajam.

“Tahun lalu sekitar 4.000 ton, tahun ini kami targetkan 12.500 ton, namun tadi diminta untuk ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Selain itu, IPB juga mengembangkan inovasi probiotik ayam untuk meningkatkan produktivitas ternak, serta berbagai inisiatif berbasis startup yang digerakkan oleh alumni dan mahasiswa.

Di sektor perkebunan, kolaborasi juga diarahkan pada pengembangan komoditas bernilai tinggi seperti kopi, durian, dan alpukat. Salah satu rencana konkret adalah penyiapan sekitar 1,7 juta benih kopi yang akan dikembangkan di lahan binaan melalui skema perhutanan sosial seluas kurang lebih 700 hektare.

Kolaborasi strategis antara Kementerian Pertanian dan IPB ini diharapkan menjadi model sinergi yang mampu mempercepat transformasi pertanian Indonesia menuju sektor yang modern, produktif, dan berdaya saing global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X