Usai Viral Dugaan Diskriminasi Cathlyn Yvaeni, Pendamping DPPI Laporkan Panitia Seleksi Paskibraka ke DPRD Sulsel

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:33 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait dugaan kasus diskriminasi yang dialami peserta seleksi Paskibraka Sulsel, Cathlyn Yvaine Lesmana.  (TikTok.com/@friska_32)
Menyoroti fakta terkini terkait dugaan kasus diskriminasi yang dialami peserta seleksi Paskibraka Sulsel, Cathlyn Yvaine Lesmana. (TikTok.com/@friska_32)

"Sudah diagendakan, nanti tanggal 2 Juni, dan kita telah komunikasikan dengan teman-teman, termasuk dengan ibu Ketua DPRD Sulsel (Andi Rachmatika Dewi)," beber Andre.

DPPI Laporkan Panitia Seleksi

Bagi yang belum tahu, Cathlyn yang merupakan siswa asal SMA Cerdas Bangsa sebelumnya diumumkan di akun medsos resmi DPPI Makassar akan bertarung memperebutkan posisi masuk dalam skuad Paskibraka di Istana Merdeka Jakarta.

Selain Cathlyn, nama lainnya yang diposting yakni Meivylicha Putri Aurelia Kamal dari SMAN 3 Makassar dan Putri Maharani dari SMAN 2 Makassar sebagai utusan putri.

Di lain pihak, sebelumnya Pendamping Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Makassar, Alfarezal Suliano mengaku telah melaporkan panitia seleksi terkait ke DPRD Provinsi Sulsel.

Alfarezal menjelaskan, laporan tersebut atas dugaan pelanggaran serta kejanggalan saat proses seleksi Cathlyn Yvaeni Lesmana.

Baca Juga: Satu Keluarga Meninggal saat Kamping di Temanggung, Polisi Lakukan Autopsi hingga Ambil Sampel Barbeque

Pendamping DPPI itu menyoroti, Cathlyn telah masuk 3 besar namun namanya digeser, serta ada penilaian bahasa daerah, padahal diketahui Cathlyn dari etnis Tionghoa.

"Kenapa yang menggantinya tuh diambil dari peserta yang namanya bahkan tidak masuk 10 besar, kenapa tidak diambil dari lima besar yang tersisa," terang Alfarezal dalam keterangannya, pada Kamis, 28 Mei 2026.

"Ini yang menimbulkan pertanyaan. Ada dua orang yang digeser tanpa alasan, ini yang patut dipertanyakan," imbuhnya.

Kesbangpol Bantah Isu Diskriminasi

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Badan Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin sempat menegaskan, proses seleksi berlangsung transparan, objektif, dan sesuai mekanisme yang berlaku.

Arifin membantah adanya pergantian peserta sebagaimana isu yang berkembang di media sosial.

"Pertama, kami menegaskan informasi yang viral di media sosial tidak sesuai dengan mekanisme seleksi yang sebenarnya," terang Arifin dalam keterangan resminya, pada Kamis, 28 Mei 2026.

Baca Juga: Kronologi Video Viral Perusakan Mobil di Tol JORR oleh Driver Taksol: Korban Ungkap Respons Gojek Indonesia hingga Proses Hukum

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X