"Sebulan lalu, tepatnya tanggal 3 Maret 2023, kami menerima informasi bahwa KSP Moeldoko, dan Jhoni Allen Marbun masih mencoba-coba untuk mengambil alih Partai Demokrat,” ujar AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Senin 3 April 2023 lalu
Ia menuturkan, PK tersebut merupakan langkah lanjutan dari putusan kasasi MA dengan perkara No.487 K/TUN/2022 yang diputus 29 September 2022.
Gugatan itu terkait pengesahan AD/ART Partai Demokrat hasil KLB yang menunjuk Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
AHY mengungkapkan, kubu Moeldoko cs telah mengeklaim menemukan empat bukti baru untuk mengesahkan kepemimpinannya.
"Kenyataannya, bukti yang dikirim KSP Moeldoko itu bukanlah bukti baru. Keempat novum itu telah menjadi bukti persidangan di PTUN Jakarta,” ucap dia (*)
Artikel Terkait
Ketua DPP Nasdem: Politik Identitas Digunakan Ahok Bukan Anies Baswedan
Ketua DPP Nasdem Singgung Politik Identitas, Ada Nama Anies Baswedan Disebut
Surya Paloh: NasDem Usung Politik Tanpa Mahar untuk Membangun Sistem Politik Indonesia
Sekolah Politik Untuk Calon Anggota Legislatif Muda
Wow! Polisi Tangkap 42 Orang Penyalahgunaan Narkoba, Tertinggi di Jawa Barat