nasional

Kini Bebas karena Mendapat Rehabilitasi Presiden, Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Bagikan Cerita Perjalanan Spiritualnya di Tahanan

Minggu, 30 November 2025 | 22:43 WIB
Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi berbagi cerita usai mendapat rehabilitasi dan bebas dari tahanan. (YouTube/ASDP Indonesia Ferry)

“Kalau seperti ini, kita mau kemana? Kalau dalam kamar isolasi gelap, ngga ada jendela. Kurang lebih ukurannya 3x3, sendirian selama 3 hari, tidak ada teman, mau kemana lagi? Cuma ngobrolnya sama teman,” kata Ira.

Baca Juga: Kota Medan Dilanda Banjir Besar: 1.829 Warga Mengungsi yang Tersebar di 11 Kecamatan Berbeda

“Kemudian ada saya baca satu surat, kebetulan saya merasa kok saya kayak ditinggalkan sih sama Tuhan? Ternyata saya yang mengena di hati saya adalah surat Ad-Duha,” lanjutnya.

Ira lalu menceritakan bahwa arti dalam surat tersebut mengingatkan perjalanannya sejak kecil hingga saat ini.

“Kurang lebih artinya ‘Aku tidak melupakanmu dan Aku tidak membencimu. Bukankah kamu dulu yatim dan Aku beri kamu rumah?’” tuturnya.

“Saya kebetulan yatim, ayah saya meninggal saat saya umur 7 tahun dan kami betul-betul tidak punya rumah sampai saya dewasa. Ibu punya rumah setelah kami bisa membelikan Ibu saya rumah. Jadi, saya bilang ‘Oh saya durhaka sama Tuhan, kok merasa ditinggalkan Tuhan?’ sambungnya.

Jadi Turning Point untuk Melihat Kasusnya

Momen itu, kata Ira, menjadi titik baliknya antara memupuk harapan, hope dan hopelessness.

“Tapi itulah saya kira ujian manusia yang paling tinggi, antara katanya suruh berharap terus tapi kok nggak dateng-dateng sih?” ucapnya.

Rehabilitasi yang diberikan oleh Presiden Prabowo menurut Ira menjadi cara Tuhan untuk menolongnya.

“Kejadian ini membuat saya diajari luar biasa, yaitu jangan pernah mendikte Allah karena kita pikir jalannya harus seperti ini Tuhan tapi ternyata Tuhan ngasih melalui Presiden, rehabilitasi,” paparnya.

“Semuanya diputar ulang, semuanya dikembalikan seperti tidak ada yang terjadi, seperti saya orang yang sama, tidak melakukan kesalahan yang dituduhkan dan pelajarannya ketika Tuhan berkehendak, dalam satu ‘klik’ berubah,” tukasnya.
***

Halaman:

Tags

Terkini