Dusun yang Hilang, Tersapu saat Banjir
Sarah Raja merupakan salah satu wilayah di Aceh Utara yang terdampak parah saat banjir bandang datang.
Tampak dalam video tersebut juga terlihat hamparan endapan lumpur bekas banjir beserta kayu–kayu yang berserakan dan saling bertumpuk.
“Ada 41 Kepala Keluarga (KK), ada 3 bayi yang baru lahir. Banyak yang mau bantu, tapi terhalang oleh akses jalan,” tulisnya lagi.
“Ketika kami datang, mereka sangat bahagia, mereka bahagia karena kita masih peduli sama mereka. Meskipun jumlah KK di sini sedikit, tapi mereka manusia, mereka juga butuh pertolongan. Mereka juga butuh makan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, dari kapal nelayan bersandar hingga ke lokasi warga, masih harus berjalan kaki sejauh 1 kilometer untuk bisa bisa sampai ke desa.
Masa Tanggap Bencana Darurat di Aceh
Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan keempat status tanggap darurat bencana hidrometeorologi Aceh selama 7 hari.
Penetapan masa tanggap darurat tersebut terhitung sejak tanggal 23 hingga 29 Januari 2026.
Perpanjangan tersebut atas pertimbangan kondisi penanggulangan bencana dan sebaran korban terdampak karena belum tuntasnya penanganan darurat bencana dan laporan dari Bupati Aceh Tamiang, Bupati Aceh Utara dan Bupati Pidie Jaya.
Adapun Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat mengunjungi lokasi pengungsian di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara juga menyatakan kemungkinan Pemda memperpanjang masa tanggap darurat.(*)