nasional

Update Kronologi Teror Air Keras terhadap Andrie Yunus versi Polisi: Pelaku Sempat Ikut Berhenti saat Korban ke SPBU

Senin, 30 Maret 2026 | 13:15 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin. Polda Metro Jaya menjadi pusat pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. (Dok. tribratanews.polri.go.id)

"Nanti ada benang merahnya, ada korelasinya dengan temuan-temuan kami pada saat siang harinya sebelum kejadian. Ini yang menggunakan kaos merah dan kaos ini juga termonitor, tertangkap CCTV pada saat siang hari sebelum kejadian," sambungnya.

Pelaku Sudah di TKP Sejak Sore

Dari hasil penelusuran lebih lanjut, polisi menemukan rekaman CCTV sebelum kejadian yang menunjukkan pelaku sudah berada di sekitar lokasi sejak sore hari.

Baca Juga: Kemenkop Tegaskan Pembangunan Fisik Kopdes Merah Putih Harus di Atas Tanah “Clean and Clear”

Pada pukul 17.18 WIB, wajah salah satu terduga pelaku sempat tertangkap kamera.

Selain itu, pada pukul 17.22 WIB, pelaku juga terlihat bergerak menuju lokasi kejadian.

Rangkaian rekaman tersebut menunjukkan keterkaitan pergerakan pelaku dari sebelum hingga setelah aksi penyiraman terjadi.

"Beberapa CCTV menunjukkan adanya keterhubungan perjalanan dari para terduga pelaku ini," terang Iman.

CCTV Asli Bukan Hasil AI

Dalam kesempatan yang sama, polisi juga memastikan telah mengamankan sejumlah barang bukti.

Hal itu, termasuk helm yang diduga digunakan pelaku dan ditemukan di sekitar TKP. Saat ini, barang bukti tersebut tengah menjalani uji laboratoris.

Baca Juga: Momen Pria Tunanetra Bingung Menuju Halte Bus, Warganet Soroti Guiding Block yang Berkelok di Cikini: Itu Dipasang Lurus juga Bisa

Iman menegaskan, seluruh rekaman CCTV yang digunakan dalam penyelidikan merupakan data asli tanpa rekayasa. Begitu juga dengan wajah pelaku yang ditampilkan dipastikan keasliannya.

"Ini sama sekali tidak dilakukan perubahan ataupun pengolahan sehingga kami dapat pertanggung jawabkan bahwa ini bukan hasil Artificial Intelligence (AI)," sebut Iman.

"Kami sampaikan bahwa ini adalah murni kami ambil dari CCTV yang tertangkap kamera pengawas di sepanjang jalur yang dilalui oleh para pelaku sehingga bukan hasil Artificial Intelligence," tandasnya.

Halaman:

Tags

Terkini