JURNAL METROPOLITAN - Nusa Dua yang menjadi lokasi KTT G20 kebanjiran tamu.
Sudah sepekan sebelum puncak Presidensi KTT G20 yang digelar selama dua hari 15-16 November, semua fasilitas akomodoasi di Nusa Dua Bali ini telah penuh terisi.
KTT G20 memang layak digelar di Nusa Dua Bali, karena lokasi ini memiliki area seluas 350 ha itu terdapat 3 hotel bintang empat, 14 hotel bintang lima, dan 3 luxury villa.
Baca Juga: Wow KTT G20 Diliput 2.331 Media Dalam dan Luar Negeri, Ini Fasilitasnya
Karena gelaran KTT G20 tersebut, seluruhnya kamar yang berjumlah 5.485 unit kamar, 120 meeting room, dan beberapa ruang konferensi telah penuh terisi.
Dan semua kamar yang tersedia di Nusa Dua Bali tersebut bisa mengakomodasikan satu event yang dihadiri 21.000 orang sekaligus.
Delapan di antara tempat akomodasi kelas dunia itu akan dipakai sebagai tempat menginap para kepala negara dan kepala pemerintahan yang hadir dalam perhelatan akbar tersebut.
Di luar 20 negara G20, sejumlah kepala negara Asean dan beberapa negara lainnya akan hadir sebagai tamu khusus, atas undangan Pemerintah Indonesia, sebagai pemegang Presidensi G20 2022.
Selain para pempimpin negara yang hadir pada pelaksanaan KTT G20, terdapat tim pendahuluan (advance team), sebagian anggota delegasi, event organizer, dan panitia penyelenggara hadir lebih awal.
Baca Juga: Album Solo RM BTS, Perjuangan Keras Debutnya
Sehingga bukan hanya di Nusa Dua, di daerah wisata Tanjung Benoa yang berada persis di sebelahnya pun, puluhan hotel telah menyatakan penuh terisi.
Selain delegasi resmi yang hadir di Bali, diperkirakan terdapat 12.750 orang peserta ikutan lainnya seperti tim bisnis bahkan sebagian ada yang mengajak keluarga.
Sejak awal November hotel-hotel dan penginapan di sepanjang Jl Bypass Ngurah Rai hingga Jimbaran sampai ke Kuta pun ramai.
Ditambah lagi arus wisatawan asing (wisman) ke Bali yang makin deras belakangan, mencapai 10–12 ribu orang per harinya, pada Oktober lalu. Jumlah itu belum dihitung dengan wisatawan domestik, yang tentu lebih besar.