nasional

Bali Ambruk Saat Pandemi, Kini Perputaran Uang Triliunan Terjadi di KKT G20

Senin, 14 November 2022 | 14:10 WIB
Kawasan ITDC Nusa Dua Bali yang akan menjadi lokasi pertemuan KTT G20 pada 14 - 16 November 2022 ini. (Muhammad R)

Untuk sampai puncak acara KTT G20 di Nusa Dua menurut Sekretaris Kementerian Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, ada 438 event yang digelar di 25 kota Indonesia. Ada pula beberapa event, seperti pertemuan Menteri Keuangan
dan Gubernur Bank Sentral G20, yang dihelat di Washington.

Baca Juga: Sidang Ferdy Sambo Libur? Ada Apa?

Dari semua event itu, ada 150 event pokok yang terkait persiapan materi untuk pembahasan di KTT G20. Ada 111 kegiatan pendukung dan 49 kegiatan utama, yang dibagi dalam kegiatan jalur sherpa dan jalur finansial.

Untuk sherpa track ada pertemuan bertahap dalam format working group yang mewakili kelompok tertentu seperti pemuda, perempuan, pelaku usaha, UMKM, sains, masyarakat antikorupsi, sektor kesehatan, perubahan iklim, pembangunan, dan banyak lainnya.


Biaya KTT G20

Untuk penyelenggaraan seluruh rangkaian acara KTT G20 ini, Pemerintah Indonesia membelanjakan Rp675 miliar dari APBN. Namun itu di luar anggaran untuk pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan, yang dibelanjakan melalui Kementerian PUPR.

Khusus Bali saja, di 2022, Kementerian PUPR mengeluarkan anggaran Rp505 miliar. Antara lain, untuk membenahi kegiatan kawasan utan Mangrove Tahura, Ngurah Rai, perservasi jalan di Nusa Dua-Jimbaran-Uluwatu, hingga penataan lanskap bundaran dekat Bundaran Bandara Ngurah Rai Venue, serta pedestrian di sekitarnya.

Baca Juga: Tim Keamanan KTT G20, Siap Kerja mulai dari Pengawalan, Prakira Bencana hingga Larangan Main Layang-layang

Pemprov Bali juga menggelontorkan anggaran puluhan miliar rupiah untuk penataan kawasan di sejumlah destinasi wisata.


Bali Bangkit

Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyatakan, penyelenggaraan KTT G20 akan memberikan banyak manfaat bagi Indonesia.

Dia memprediksi kontribusi KTT G20 mencapai USD533 juta atau sekitar Rp7,4 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2022. Sebagian besar akan berputar di Bali.

Konsumsi domestik yang didorong oleh rangkaian forum KTT G20 itu akan naik sampai Rp1,7 triliun dan membangkitkan serapan tenaga kerja hingga 33.000 orang.

Para tenaga kerja itu terserap terutama pada sektor transportasi, akomodasi, MICE alias meeting, incentive, conference and exhibition, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga: AC Milan Bayangi Napoli di Serrie A Usai Kalahkan Fiorentina 2-1

Halaman:

Tags

Terkini