Update Kasus Gangguan Ginjal Akut, Bertambah Jadi 269 Pasien di 27 Provinsi

photo author
Egis Yulianti, Jurnal Metropolitan
- Kamis, 27 Oktober 2022 | 21:30 WIB
UPDATE! kasus gangguan ginjal akut di Indonesia bertambah. (Dok. PMJ News)
UPDATE! kasus gangguan ginjal akut di Indonesia bertambah. (Dok. PMJ News)

JURNAL METROPOLITAN - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan, penambahan kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal atau acute kidney injury (AKI).

Kasus gangguan ginjal akut yang tersebar di 27 provinsi ini, per tanggal 26 Oktober bertambah menjadi 269 pasien.

Adapun angka itu bertambah 14 kasus dari data 24 Oktober 2022 sebanyak 255 kasus gangguan ginjal akut.

Baca Juga: Namanya Ikut Terseret Kasus Investasi Bodong, Atta Halilintar Beri Klarifikasi

Juru Bicara Komunikasi Kemenkes M Syahril menuturkan ada 157 pasien yang meninggal dunia atau angka kematian sebesar 58 persen, dirawat 73 pasien, dan 39 sembuh.

"Dari kasus yang betul-betul baru setelah tanggal 24 itu hanya 3 kasus. Sementara yang 15 yaitu kasus yang baru dilaporkan yang terjadi akhir September sampai awal Oktober," ujar Syahril dalam siaran persnya, Kamis (27/10).

Menurutnya, Kemenkes sudah mendatangkan 30 vial obat penawar gagal ginjal akut. Seperti, Fomepizole, dari Singapura.

Baca Juga: Nikita Mirzani Ajukan Penangguhan Penahanan ke Kejari Serang

"20 Vial tiba tanggal 10 dan 18 Oktober di mana digunakan untuk pengobatan di RSCM (Jakarta) dan 10 vial lagi akan datang hari ini," ujar Syahril.

Lalu, 16 vial lain dari Australia telah didistribusikan di provinsi lain. Nantinya, Kemenkes akan mendatangkan 200 vial lagi dari Jepang.

"Sebanyak 200 vial lagi akan didatangkan dari Jepang yang Insha Allah datang minggu depan," pungkasnya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Egis Yulianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X