JURNALMETROPOLITAN.com - Sebuah video viral kembali menyoroti keresahan warga terhadap fenomena sound horeg yang kerap muncul dalam acara-acara hiburan rakyat.
Kali ini, aksi seorang ibu diduga meminta suara sound horeg dimatikan karena kaca rumahnya hampir pecah jadi sorotan publik di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @feedgramindo pada Jumat, 25 Juli 2025, tampak seorang ibu berdiri di depan rumahnya sambil melambaikan tangan ke arah panggung hiburan yang menyalakan sound system bertenaga tinggi.
Baca Juga: Maia Estianty Pamerkan Laku Menawan Irwan Mussry, Sebut Bukan Tipe Suami yang Suka Menghakimi
Ia diduga memohon agar suara segera dihentikan. Tangan ibu tersebut tampak memegang kaca jendela rumah yang terus bergetar akibat dentuman suara.
Yang membuat heboh, narasi dalam video itu juga menyindir klaim sebagian pemilik sound horeg yang menyebut warga justru senang jika kaca rumah mereka pecah karena getaran dentuman musik.
“Terbalik dengan pernyataan pemilik Sound horeg yang katanya warga senang dan bangga,” tulis narasi dalam video.
Baca Juga: Viral Video Tank Berlalu Lalang, Diduga Milik Militer Kamboja di Tengah Konflik dengan Thailand
Video itu pun langsung menyedot perhatian dan reaksi dari warganet.
Tak sedikit yang menyuarakan keluhan serupa dan mendesak adanya regulasi lebih tegas terhadap fenomena sound horeg.
“Tolong bikin UU larangan sound horeg,” tulis seorang warganet dengan akun @ayl*****9 sambil menandai akun Instagram Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Baca Juga: Denny Cagur Angkat Bicara Terkait Dugaan Pemotongan Dana PIP: Itu Tidak Benar, yang Dituduh Sudah Beri Klarifikasi
Fenomena sound horeg dalam beberapa tahun terakhir memang sering menimbulkan kontroversi.
Meski dianggap hiburan rakyat oleh sebagian kalangan, dentuman yang dihasilkan sering kali mengganggu kenyamanan di masyarakat.
Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah setempat terkait kejadian ini.
Baca Juga: Mahfud MD Tegas Bela Tom Lembong: Baru Kali Ini Saya Harus Bela, Karena Soal Hukum
Namun, desakan publik terhadap pengaturan aktivitas hiburan jalanan itu tampaknya semakin kuat.(*)
Artikel Terkait
Apa Itu Abses atau Bisul? Yuk Simak Penjelasan Ahlinya Disini!
Penjualan Mobil Hybrid Melemah di Mei 2025: Tren Elektrifikasi Indonesia Terancam Kehilangan Momentum?
Cerita Agam Rinjani Menginap Tebing Curam, Sosok yang Ikut Evakuasi Juliana Marins dari Jurang