Selama belajar, Bibit sempat mendapat cibiran dari teman karena sering berbicara bahasa Inggris, tetapi ia cuek. Saat menjadi content creator, ia memprediksi akan menerima kritik seperti “sok Inggris” atau “polisi grammar,” namun kenyataannya, tanggapan netizen justru positif. Bibit merasa, kesadaran masyarakat tentang pentingnya bahasa Inggris mulai meningkat, sehingga ia diterima baik di platform Instagram maupun TikTok.(*)