ekonomi-bisnis

Presiden Joko Widodo: Segera Eksekusi Investasi Hasil KTT G20 di Bali

Rabu, 30 November 2022 | 11:40 WIB
ndonesia akan terima pendanaan transisi energi bersih hingga US$ 20 miliar dalam program JETP yang diluncurkan saat KTT G20 Bali yang dipimpin Presiden Jokowi (BPMI Setpres)

JURNAL METROPOLITAN - KTT Group of Twenty atau KTT G20 telah lama berakhir. Bagi penyelenggara yaitu Pemerintah Indonesia, telah selesainya KTT G20 di Bali awal menikmati buah kerja keras.

KTT G20 di Bali yang dinilai sukses penyelenggaraannya oleh peserta yang datang ke Bali, juga berhasil menarik sejumlah keuntungan.

Usai eveluasi penyelenggaraan KTT G20 di Bali, dalam sambutan Senin (28/11/2022) yang dikutip dari laman setkab.go.id, Presiden Joko Widodo mengatakan hasil konkret KTT G20 bagi Indonesia agar segera ditindaklanjuti.

Baca Juga: Harapan Dunia terhadap KTT G20 di Bali, Ini Peran Indonesia

Tindak lanjut itu dengan membentuk task force (gugus tugas) untuk menyelesaikan kesepakatan-kesepakatan yang berhasil digaet Indonesia selama KTT G20 di Bali.

Tak main-main, sebanyak 226 proyek yang bersifat multilateral dengan nilai USD238 miliar berhasil didapat Indonesia karena kesuksesan penyelenggaraan KTT G20 di Bali.

Sebanyak 140 proyek yang bersifat bilateral dengan nilai USD71,4 miliar menjadi bukti Indonesia telah menjadikan KTT G20 sarana meningkatkan nilai investasi.

Selain itu KTT G20 di Bali juga diketahui Pemerintah Amerika Serikat menawarkan skema Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII) senilai USD600 miliar.

Baca Juga: Bangga! Sehun dan Elon Musk Pakai Batik, Motif Batik ada di Logo dan Souvenir KTT G20

Dan investasi lainnya yang disebut Presiden Joko Widodo yaitu melalui Just Energy Transition Partnership (JETP) dengan nilai USD20 miliar yang akan dipergunakan untuk pengembangan kendaraan listrik berbasis fosil melalui Just Energy Transition Partnership (JETP).

Komitmen investasi juga datang dari Jepang, Inggris, dan Korea Selatan khususnya untuk MRT Jakarta. Sementara kerja sama dengan Turki untuk pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera.

Banyaknya investasi tersebut menurut Presiden Joko Widodo semua kesepakatan itu harus dipastikan dengan program dan inisiatif yang arus segera dieksekusi dengan cepat.***

Tags

Terkini