"Maksud saya, ini harus diungkap segera. Kalau enggak diungkap, nanti persepsi publik terhadap pemerintah jadi buruk," tandasnya.
Berkaca dari hal itu, aksi teror yang membayangi sang influencer kini telah menuai simpati publik.
Kendati demikian, terdapat pula sebagian pihak yang justru tidak percaya dengan kasus teror bom molotov di rumah Donny.
Hal itu salah satunya datang dari pengacara sekaligus ketua organisasi kemasyarakatan (Ormas) Ternak Mulyono (Termul), Firdaus Oiwobo.
Curigai Motif Politik Terselubung
Secara terpisah, Firdaus menuding aksi teror hanyalah sandiwara belaka yang dilakukan DJ Donny untuk menarik perhatian publik atau playing victim.
Baca Juga: Kaleidoskop DPR 2025: Gejolak Tunjangan dan Gaji Anggota Dewan hingga Demo Akhir Agustus
Bukan memberi berempati atas aksi teror bom molotov tersebut, Firdaus Oiwobo justru melontarkan kritik pedas.
Melalui sebuah unggahan video yang viral di Instagram @m.firdausoiwobo_sh pada Kamis, 1 Januari 2026, Firdaus secara terang-terangan mengkritisi pernyataan Donny.
Firdaus menilai, influencer itu terlalu cepat mengarahkan telunjuk ke arah pemerintah atas musibah yang dialaminya.
"Donny, baru ngerasain diancam. Baru ngerasain diancem saja sudah koar-koar ke sana ke sini, Mulutmu fitnah memulu isinya," cetus Firdaus.
Ketua Ormas Termul itu bahkan curiga ada motif politik terselubung di balik laporan teror tersebut.
"Anda jangan playing victim, bisa jadi itu rekayasa. Nanti menuduh satu orang di pemerintah, padahal itu rekayasa politik," ucap Firdaus.
Baca Juga: Gunung Burni Telong di Bener Meriah Bergeliat, PVMB Naikkan Status ke Level Siaga
Di sisi lain, Firdaus juga menyebut Donny bukanlah sosok yang memiliki pengaruh besar, sehingga tak perlu bersikap seolah-olah menjadi sasaran pihak penting.
Artikel Terkait
MUI Kutuk Serangan Israel ke Teheran, Serukan Perlawanan atas Serangan Israel ke Teheran
Menhan Israel Tuding Iran Langgar Gencatan Senjata, Kini Perintahkan Serangan Intensitas Tinggi ke Teheran
WNI Ceritakan Momen Mencekam di Iran Saat Perang dengan Israel: Setiap Malam Ada Serangan