JURNAL METROPOLITAN - Datangi Kudus di Jawa Tengah, jangan lewatkan untuk merasakan kuliner yang terkenal di daerah ini.
Seperti kuliner di Jogja yang terkenal dengan kopi jossnya maka di Kudus minum kopi Jetak bisa menjadi kegiatan yang tak boleh dilewatkan.
Selain berburu kuliner di Kudus seperti jenang dan lainnya, warga Kudus biasanya minum kopi Jetak karena suka akan aroma keaslian kopi murni tanpa campuran.
Baca Juga: Penyuka Durian Bakal Diganjar yang Berikut Ini
Bagi yang suka kopi manis, kopi Jetak bisa ditambahkan dengan gula. Sementara penduduk Kudus sendiri lebih suka minum Kopi yang lebih dominan rasa pahitnya.
Kopi Jetak dari Kudus terkenal enak rahasianya saat pengolahan menjadi kopi yang masih mempertahankan pengolahan dengan cara tradisional yakni dengan menggunakan kayu dan alat sederhana.
Hal ini dilakukan untuk mempertahankan kehitaman dan rasa khas kopi. Sehingga saat penyeduhan aroma kopi Jetak mengeluarkan aroma tersendiri.
Kopi Jetak biasanya menggunakan jenis kopi arabika. Kopi ini banyak tumbuh di lereng gunung Muria. Kopi Jetak ini terkenal dengan warna hitamnya yang pekat dan terstruktur bubuk kopinya yang sangat halus.
Baca Juga: Menuju Tempat Wisata Ini Lewati Pemandangan Cakep, Makin Seru Jika Berada di Atas Cafe
Kopi robusta Muria memiliki rasa manis yang mendekati coklat. Jika diproses dengan benar, rasa pahit yang dikeluarkannya juga tidak terlalu mengganggu.
Di sebut kopi Jetak karena kopi ini banyak diproduksi di Desa Jetak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Desa Jetak memiliki luas 308,227 hektare dengan 199,064 hektare berupa sawah itu terdapat puluhan perajin kopi. Para perajin tersebut, rata-rata membutuhkan 5 - 50 kilogram biji kopi sehari. Biji kopi tersebut kemudian diolah menjadi bubuk kopi.
Sejak 1990-an, Kopi Jetak sudah diproduksi warga Desa Jetak dan dikenal akan cita rasanya yang khas. Tak sulit menemukan warung penjual kopi seduh maupun mentah di sini, hampir semua rumah membuka kios yang sama.
Baca Juga: Qatar Gelar Lelang Kuda untuk Lestarikan Ras Kuda Arab Unggulan
Artikel Terkait
Ada Tradisi Minum Kopi di Malioboro Coffe Night, Mengenal Minum Kopi yang Tidak Sekali Jadi
Kedai Kopi di Jogja Tumpah Ruah
Minum Kopi Gayo di Mana Saja, Nikmatnya Mantap
Wisata Kopi, Menambah Khazanah di Lokasi Terbaik di Bali
Nikmati Sore 'Ngopi' Cantik di Kopi Nako Kebon Jati