Kopi yang Tak Bikin Ngantuk Ada di Kudus, Penasaran

photo author
Aliefien Sutopo, Jurnal Metropolitan
- Rabu, 8 Februari 2023 | 10:45 WIB
Kopi Jetak kuliner khas Kudus Jawa Tengah
Kopi Jetak kuliner khas Kudus Jawa Tengah

JURNAL METROPOLITAN - Datangi Kudus di Jawa Tengah, jangan lewatkan untuk merasakan kuliner yang terkenal di daerah ini.

Seperti kuliner di Jogja yang terkenal dengan kopi jossnya maka di Kudus minum kopi Jetak bisa menjadi kegiatan yang tak boleh dilewatkan.

Selain berburu kuliner di Kudus seperti jenang dan lainnya, warga Kudus biasanya minum kopi Jetak karena suka akan aroma keaslian kopi murni tanpa campuran.

Baca Juga: Penyuka Durian Bakal Diganjar yang Berikut Ini

Bagi yang suka kopi manis, kopi Jetak bisa ditambahkan dengan gula. Sementara penduduk Kudus sendiri lebih suka minum Kopi yang lebih dominan rasa pahitnya.

Kopi Jetak dari Kudus terkenal enak rahasianya saat pengolahan menjadi kopi yang masih mempertahankan pengolahan dengan cara tradisional yakni dengan menggunakan kayu dan alat sederhana.

Hal ini dilakukan untuk mempertahankan kehitaman dan rasa khas kopi. Sehingga saat penyeduhan aroma kopi Jetak mengeluarkan aroma tersendiri.

Kopi Jetak biasanya menggunakan jenis kopi arabika. Kopi ini banyak tumbuh di lereng gunung Muria. Kopi Jetak ini terkenal dengan warna hitamnya yang pekat dan terstruktur bubuk kopinya yang sangat halus.

Baca Juga: Menuju Tempat Wisata Ini Lewati Pemandangan Cakep, Makin Seru Jika Berada di Atas Cafe

Kopi robusta Muria memiliki rasa manis yang mendekati coklat. Jika diproses dengan benar, rasa pahit yang dikeluarkannya juga tidak terlalu mengganggu.

Di sebut kopi Jetak karena kopi ini banyak diproduksi di Desa Jetak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Desa Jetak memiliki luas 308,227 hektare dengan 199,064 hektare berupa sawah itu terdapat puluhan perajin kopi. Para perajin tersebut, rata-rata membutuhkan 5 - 50 kilogram biji kopi sehari. Biji kopi tersebut kemudian diolah menjadi bubuk kopi.

Sejak 1990-an, Kopi Jetak sudah diproduksi warga Desa Jetak dan dikenal akan cita rasanya yang khas. Tak sulit menemukan warung penjual kopi seduh maupun mentah di sini, hampir semua rumah membuka kios yang sama.

Baca Juga: Qatar Gelar Lelang Kuda untuk Lestarikan Ras Kuda Arab Unggulan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aliefien Sutopo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

5 Rekomendasi Kafe Instagramable di Puncak

Rabu, 30 April 2025 | 16:35 WIB
X