3 Kecelakaan Pesawat Ini Hebohkan Jagat Medsos? Jangan Lupakan Tragedi di Indonesia: dari Insiden Tergelincir hingga Penurunan Drastis!

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 30 Desember 2024 | 19:57 WIB
Ilustrasi tiga pesawat yang hancur akibat insiden kecelakaan. (Unsplash.com / AJ Yorio) (IST)
Ilustrasi tiga pesawat yang hancur akibat insiden kecelakaan. (Unsplash.com / AJ Yorio) (IST)

Pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) PK-MEC tipe Kodiak-100, jatuh di Danau Sentani, Papua dalam penerbangan dari Bandara Sentani menuju Mamit, Kabupaten Tolikara pada Selasa 12 Mei 2020 lalu.

Pesawat itu sempat hilang kontak setelah 2 menit take-off pada pukul 06.29 WIT. Pesawat kemudian ditemukan jatuh di tengah-tengah danau, di atas permukaan air dan tenggelam.

Kecelakaan ini menewaskan satu-satunya awak pesawat, yakni sang Pilot bernama Joyce Lin yang merupakan warga negara Amerika.

Korban ditemukan tewas dalam posisi duduk di kursi kemudi dengan tali pengaman (seat belt) yang masih terpasang.

Jatuh di Pemukiman Warga Riau

Pesawat milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) berjenis BAE Hawk 209 jatuh di pemukiman warga di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau pada Senin 15 Juni 2020 lalu.

Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pekan Budaya Nusantara

Pesawat yang kembali dari latihan rutin kehilangan kekuatan dan jatuh pada pukul 08.13 WIB, sekitar 5 km dari titik pendaratan di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Pilot pesawat itu, Lettu Pnb Apriyanto Ismail dari Skuadron 12, Lanud Rusmin Nuryadin, Pekanbaru selamat. Namun, kecelakaan itu mengakibatkan kerusakan berat pada pesawat serta menimpa dua rumah warga setempat yang sedang tidak berpenghuni.

Hilang Kontak di Kepulauan Seribu

Pesawat komersial Sriwijaya Air SJ 182 Boeing 737-500 dengan registrasi PK-CLC rute Jakarta-Pontianak jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki di wilayah perairan Kepulauan Seribu pada Selasa 9 Januari 2021 silam.

Pesawat sebelumnya sempat hilang kontak 10 menit setelah take-off pada pukul 14.40 WIB dan mengalami penurunan ketinggian secara drastis dalam waktu satu menit dari ketinggian 10.900 kaki hingga terakhir terdeteksi di ketinggian 250 kaki.

Baca Juga: Siap Layani Pemudik Nataru, PLN Pastikan SPKLU Andal di Jalur Mudik dan Destinasi Wisata

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 mengangkut 62 orang penumpang termasuk kru kabin. Terdapat 57 orang dewasa, 5 anak-anak dan 1 bayi yang menjadi korban.

Hingga penutupan kasus pada 2 Maret 2021 lalu, tercatat 59 korban yang berhasil diidentifikasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X