Berkaca dari hal tersebut, blokade AS terhadap kapal-kapal yang menuju pelabuhan Iran ini mencuat buntut gagalnya Iran-AS mencapai kesepakatan dalam pembicaraan di Pakistan.
Saat itu, Presiden AS, Donald Trump mengatakan tidak akan ada pungutan tarif yang dikenakan oleh Iran pada kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.
Hal tersebut, telah diajukan oleh Teheran selama rencana kesepakatan perdamaian sebelumnya.
Ultimatum Donald Trump
Secara terpisah, Trump sempat mengatakan pihaknya berencana untuk mempertahankan blokade AS terhadap pelabuhan Iran.
Hal itu terjadi jika kesepakatan damai dengan Teheran tidak tercapai.
Trump menambahkan, Washington 'mungkin' tidak akan memperpanjang gencatan senjata setelah berakhir.
Sementara itu, gencatan senjata antara Teheran dan Washington akan berakhir pada Rabu, 22 April 2026 mendatang.
"Saya tidak akan memperpanjangnya, tetapi blokade akan tetap berlaku," kata Trump dalam pernyataannya kepada awak media di AS, pada Sabtu, 18 April 2026.
Di samping itu, Trump menuturkan ihwal kemungkinan kesepakatan damai dengan Iran akan tercapai.
"Saya pikir itu akan terjadi," tegasnya.(*)
Artikel Terkait
Perang Israel-Iran, Dasco Imbau WNI di Wilayah Konflik Tetap Tenang: Evakuasi Bertahap Terus Dilakukan
WNI di Madinah Ceritakan Penerbangan Pulang ke Tanah Air Dicancel Setelah Konflik Iran Melawan AS-Israel
Cerita Pedagang Keripik Tempe di Malang yang Keluhkan Harga Plastik Imbas Perang AS-Iran, Naik hingga Rp6 Ribu per Pack