JURNAL METROPOLITAN - Jogja punya kawasan hutan lindung yang juga bisa dinikmati dan menjadi tempat wisata. Seperti yang ada di Taman Nasional Gunung (TNG) Merapi di Kaliurang Yogyakarta.
Selain bisa menikmati pemandangan alam di Taman Nasional Gunung Merapi yang terdapat Tlogo Putri, kawasan hutan di Gunung Merapi itu telah ditetapkan sebagai kawasan lindung sejak tahun 1931.
Kawasan cagar alam hutan itu juga berfungsi sebagai perlindungan sumber air, sungai dan penyangga sistem kehidupan kabupaten/kota Sleman, Yogyakarta, Klaten, Boyolali, dan Magelang.
Baca Juga: Transformasi Kuwait Menuju Peradaban Kota Modern yang Terintegrasi
Sebelum ditunjuk menjadi TNG Merapi, kawasan hutan di wilayah itu terdiri dari fungsi-fungsi hutan lindung seluas 1.041,38 hektare, cagar alam (CA) Plawangan Turgo 146,16 hektare, dan taman wisata alam (TWA) Plawangan Turgo 96,45 hektare.
Di belahan dunia lain di antaranya seperti di Jerman kawasan cagar alamnya juga menarik untuk menjadi tempat wisata. Terlebih cagar biosfer UNESCO yang ada di Jerman tersebut dimaksudkan juga sebagai pembangunan berkelanjutan.
Seperti dikutip deutschland.de, menyebut bahwa Hutan Hitam atau Laut Wadden di Jerman, Gurun Gobi di Mongolia dan Taman Nasional Yellowstone di AS termasuk di antara lebih dari 700 cagar biosfer UNESCO di seluruh dunia.
Meski demikian kawasan itu bukan merupakan cagar alam yang pertama dan terutama yang menjadi kawasan percontohan untuk pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: Istana Versailles, Bukti Kejayaan Prancis yang Bisa Dinikmati Generasi Zaman Now
"Cagar alam mewakili perubahan paradigma yaitu konservasi alam dengan dan oleh manusia," jelas Komisi Jerman untuk UNESCO.
UNESCO saat ini memiliki 727 cagar alam di 131 negara di seluruh dunia, termasuk 16 negara di Jerman.
Cadangan Jerman ini mencakup sekitar 3% dari total luas daratan Republik Federal yang mencakup wilayah yang beragam seperti Lanskap Sungai Elbe, yang ada di lima negara bagian federal, termasuk cagar alam Jerman-Prancis Vosges du Nord/Pfälzerwald dan Rhön.
Kawasan Mittelgebirge (Dataran Tinggi Tengah) merupakan cagar alam di Jerman yang paling terkenal di seluruh dunia, karena fungsinya sebagai panutan bagi pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: Alam Bebas Bonaire. Indahnya Bentang Alam dan Penghuninya