Di satu sisi, kawasan Mittelgebirge itu mewakili jenis lanskap tertentu, tetapi faktor penentunya adalah hubungan antara manusia dan lingkungan.
Oleh karena itu, UNESCO sangat mementingkan dukungan penduduk setempat untuk pembangunan berkelanjutan. Maka tak heran jika ada banyak pertanian organik di daerah itu.
Termasuk adanya bisnis lokal serta peluang bagi wisatawan untuk menikmati pariwisata berkelanjutan. Pertukaran informasi global melalui kemitraan internasional adalah kunci untuk program ini.
Sebagai kawasan percontohan untuk pembangunan berkelanjutan, cagar alam juga dianggap di seluruh dunia sebagai instrumen penting dari Agenda 2030 Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Pada tahun 2015, dengan agenda itu, komunitas global menetapkan 17 tujuan untuk pembangunan berkelanjutan secara sosial, ekonomi dan ekologis.***
Artikel Terkait
Arab Saudi Rancang Kota Ultra-Futuristik NEOM
Petritoli, Kota di Italia yang Molek dan Minim Bising
Jangan Coba-Coba, Pakaian Ini Dilarang Keras Dikenakan di Beberapa Negara
Usia Orang Korea Selatan Lebih Muda dengan Aturan Sistem Penghitungan Usia yang Baru
Pariwisata Qatar Bidik Penumpang Kapal Pesiar untuk Nikmati Keindahan Kota Doha