JURNAL METROPOLITAN - Sejumlah pengunjuk rasa menuntut badan sepak bola dunia (FIFA) memberi kompensasi kepada pekerja migran atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Qatar.
Unjukrasa itu dilakukan di kampung halaman Presiden FIFA Gianni Infantino di Brig, Rabu (7/12/2022) dengan membawa poster berisi protes.
Poster gambar seluler itu berisi pesan "Infantino: keluargamu adalah migran", "Ribuan orang seperti mereka adalah korban Piala Dunia ini", dan "Kompensasi mereka sekarang".
Baca Juga: Qatar Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia Usai Belanda dan Ekuador Imbang 1-1
Protes oleh kelompok kampanye Avaaz juga termasuk peniru Infantino yang memegang trofi Piala Dunia.
Qatar yang berpenduduk 2,9 juta itu sebagian besar orang asing. Mereka sebagian besar menjadi pekerja. Qatar dikecam akibat perlakuannya terhadap warga asing yang bekerja untuk penyeleggaraan Piala Dunia. Mereka diusir pemerintah karena persiapan penyelenggaraan Piala Dunia 2022.
Surat kabar Guardian Inggris melaporkan tahun lalu setidaknya 6.500 migran -- banyak dari mereka yang bekerja pada proyek Piala Dunia -- telah meninggal di Qatar sejak memenangkan hak untuk menggelar Piala Dunia pada 2010.
Sekretaris jenderal Komite Tertinggi Pengiriman dan Warisan Qatar, Hassan Al Thawadi mengatakan dalam sebuah wawancara TV dengan jurnalis Inggris Piers Morgan kematian akibat pekerjaan mencapai antara 400-500 jiwa.
Karena itu, pengunjuk rasa mendesak FIFA agar Qatar memberikan konpensasi kepada pekerja migran di Qatar atas pelanggaran hak asasi manusia dengan menyisihkan $440 juta, menyamai uang hadiah Piala Dunia.
Baca Juga: Benamkan Swiss 6-1, Portugal Raih Tiket Melaju ke Semifinal Piala Dunia
FIFA mengatakan sedang menilai proposal Amnesti dan menerapkan "proses uji tuntas yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam kaitannya dengan perlindungan pekerja yang terlibat".
FIFA mengatakan sedang bekerja dengan panitia penyelenggara dan telah memberi kompensasi kepada sejumlah pekerja. Itu tidak segera menanggapi permintaan komentar pada hari Rabu.
Parlemen Uni Eropa bulan lalu menyetujui resolusi yang meminta FIFA untuk membantu memberi kompensasi kepada keluarga pekerja migran yang meninggal.***
Artikel Terkait
Inggris Raih Tiket ke Babak Semifinal Piala Dunia Usai Melibas Senegal 3-0
Ditekuk 3-1, Prancis Ganjal Langkah Polandia Menuju Perempat Final Piala Dunia
Prediksi Skor Laga Jepang vs Kroasia di Babak 16 Besar Piala Dunia Qatar 2022 Nanti Malam
Kroasia Hentikan Langkah Jepang di Babak 16 Besar Piala Dunia Qatar 2022, Menangi Adu Pinalti Skor Akhir 4-2
Timnas Jepang Kalah dari Kroasia di Piala Dunia Qatar 2022, Jepang Alami Tradisi Hadapi Tembok Penghalang
Piala Dunia Qatar 2022 Memang Beda, Ini Uniknya Stadion 974