Banyak Kasus Paspor Jemaah Calon Haji Hilang, Kemenag: ke Toilet, Tas Paspor Jangan Dilepas

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Jumat, 30 Mei 2025 | 16:39 WIB
Foto ilustrasi jemaah haji sedang beribadah di depan Ka’bah - imbauan Kemenag pada calon jemaah. (Unsplash/Ishan @seefromthesky)
Foto ilustrasi jemaah haji sedang beribadah di depan Ka’bah - imbauan Kemenag pada calon jemaah. (Unsplash/Ishan @seefromthesky)

JURNALMETROPOLITAN.com - Menjelang puncak ibadah haji, akan makin banyak jemaah yang datang ke Tanah Suci.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tak berhenti untuk mengimbau kepada para jemaah untuk selalu menjaga tas paspor masing-masing.

Baca Juga: Seminggu Sebelum Puncak Haji, Kemenag Klaim Lebih dari 200 Ribu Jemaah Calon Haji Indonesia Sudah Terima Kartu Nusuk

Menurut keterangan dari petugas, masih ada kasus jemaah calon haji yang tas paspornya tertinggal saat proses kedatangan di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

“Paspor, visa, dan dokumen haji lainnya adalah dokumen penting yang wajib dijaga baik-baik oleh masing-masing jemaah,” kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdul Basir, dikutip dari laman resmi Kemenag pada Kamis, 29 Mei 2025.

Ia juga mengingatkan untuk menyimpan dokumen-dokumen tersebut sendiri atau tidak dititipkan ke jemaah lain.

Baca Juga: Muncul Usulan Stairlift Candi Borobudur Dipasang Permanen, Istana: Nanti Bisa Dipertimbangkan

“Simpan semua dokumen itu dalam tas paspor yang sudah disediakan dan jangan pernah dititipkan kepada siapa pun, bahkan kepada sesama jemaah,” imbuhnya.

Basir membeberkan bahwa kasus paspor hilang atau tertinggal ini karena banyak jemaah yang menitipkannya ke jemaah lain.

Selain itu juga kasus-kasus seperti paspor yang saling tertukar, tertinggal di bus, hilang di bandara dan lainnya karena tidak waspada.

Baca Juga: Menkop: Kopdes/ Kel Merah Putih Jadi Saluran Distribusi Utama Komoditas yang Disubsidi Negara

Kehilangan paspor atau dokumen ini juga bisa menghambat proses pemeriksaan pada jemaah calon haji.

Seperti jemaah lansia menitipkan pada anak atau jemaah lain dan ternyata orang yang dititipinya harus keluar gate dulu, akan membuat jemaah kesulitan ketika petugas melakukan pemeriksaan dokumen.

“Kalau paspor tidak ada saat pemeriksaan imigrasi, maka jemaah tidak bisa diproses masuk, ini bisa menimbulkan keterlambatan, bahkan harus menunggu dokumen ditemukan atau diganti,” terangnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X