Untuk menjaga ketertiban, aparat juga menurunkan 8.340 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan Pemda DKI.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menegaskan bahwa pendekatan pengamanan dilakukan secara persuasif.
"Pengamanan wilayah Jakarta Pusat 8.340 personel gabungan (Polri, TNI dan Pemda DKI)," kata Susatyo kepada wartawan.
Ia menambahkan, penggunaan senjata api tidak dilibatkan dan aparat diminta menjaga suasana kondusif.
“Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Pengamanan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyampaian aspirasi publik,” jelasnya.***
Artikel Terkait
Penembakan Brutal di Villa Mewah Bali: WNA Australia Tewas, Polisi Dalami Aksi Dua Pria Bersenjata
Aksi Tolak Kebijakan ODOL di Monas: Massa Dibubarkan, Enam Orang Ditangkap
Telusur 3 Pedemo Hilang Diduga Terlibat Aksi Agustus 2025: Posko Pengaduan hingga Koordinasi Menko Kumham Imipas dengan Polri