Fakta-Fakta Ledakan Mortir di Bekasi yang Tewaskan Seorang Warga, Salah Satunya Soal Pemicu Letusan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 30 November 2025 | 13:49 WIB
Tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terkait ledakan mortir di Babelan, Bekasi.  (Dok. TikTok/Jurnalekka)
Tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terkait ledakan mortir di Babelan, Bekasi. (Dok. TikTok/Jurnalekka)

Wito menjelaskan, korban diduga memotong mortir tersebut menggunakan alat gerinda, sehingga memicu ledakan fatal.

“Digerinda kemudian terjadi ledakan dan mengenai korban,” jelasnya.

Meski demikian, jenis mortir tersebut belum dapat dipastikan secara detail.

Baca Juga: Mencuat Isu KUHP Baru Jadi Alat Kriminalisasi oleh Aparat, Wamenkum Soroti Protes di Kalangan Sipil

“Kalau jenisnya masih dalam penyelidikan tim Jibom Gegana Polda Metro,” pungkas Wito.

Asal Mortir Masih Misterius

Hingga kini, polisi masih melakukan penelusuran terkait asal-usul mortir tersebut hingga dibawa oleh korban.

Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan bahwa benda tersebut ditemukan korban saat memulung di kawasan sekitar.

Namun belum ada titik terang terkait lokasi pasti ditemukannya mortir tersebut, termasuk apakah benda itu merupakan sisa bahan peledak lama atau berasal dari sumber lain.

Penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, mengingat keberadaan mortir aktif di area pemukiman menjadi ancaman besar bagi keselamatan warga.

Baca Juga: Kasus 250 Ton Beras Ilegal di Sabang, Mentan Sebut Impor Dinilai Tak Beralasan

Polisi Imbau Warga Waspada

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi warga agar tidak sembarangan memungut atau memotong benda logam yang mencurigakan, terutama yang berpotensi merupakan amunisi, proyektil, atau sisa bahan peledak.

Polisi mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan benda mencurigakan, guna menghindari kejadian serupa terulang.(*) 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X