"Petani tidak memiliki banyak pilihan. Untuk hidup sejahtera, idealnya seorang petani membutuhkan sekitar 2 hektar lahan," tuturnya.
Aisyah mengatakan, pada kenyataannya, di Desa Pasirlangu, Cisarua, jika luas lahan dibandingkan dengan jumlah penduduk, maka rata-rata kepemilikan tanah hanya sekitar 0,3 hektar.
"Banyak petani tidak memiliki lahan sama sekali," terang Aisyah.
"Meskipun alih fungsi lahan bukan faktor utama, kejadian longsor yang terjadi pada 24 Januari lalu, tetap berpotensi mengalami longsor akibat kurangnya resapan air," tutupnya.(*)
Artikel Terkait
Longsor di Cisarua Bandung Barat: Puluhan Rumah Warga Tertimpa Bebatuan dari Lereng Gunung hingga Kondisi Medan yang Curam
Usai Longsor Melanda Bandung Barat, Dedi Mulyadi Sesalkan Daerah yang Idealnya Berisi Pohon Berubah Jadi Kebun Bunga
Penampakan Aliran Material Longsor di Cisarua Bandung Barat, Tinggalkan Jejak Panjang hingga Lereng Perbukitan Terbelah