Warga di Way Kanan Lampung Ungkap Kondisi Jalan yang Bertahun-tahun Rusak Parah, Sebut jadi Akses Masyarakat Sehari-hari

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:25 WIB
Warga di Kabupaten Way Kanan, Lampung mengeluhkan kondisi jalan rusak. (Instagram/gilaang.ramadhaan)
Warga di Kabupaten Way Kanan, Lampung mengeluhkan kondisi jalan rusak. (Instagram/gilaang.ramadhaan)

Pasalnya, ada area permukiman warga, akses untuk pergi bekerja, hingga anak-anak yang akan menuju sekolahnya.

“Ini bukan cuma akses jalan untuk lewat, tapi akses untuk anak-anak sekolah, akses orang tua mencari nafkah, dan akses warga untuk hidup,” lanjutnya.

“Dan sampai hari ini, belum ada perubahan,” tuturnya lagi.

Di salah satu lokasi sepanjang jalan rusak tersebut, ada TK yang masih aktif memberikan pendidikan pada muridnya.

Baca Juga: Jadi Tersangka Kasus Asusila Anak di NTT, Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Ini Angkat Bicara di Medsos

“Ada satu sekolah TK yang berdiri di tengah jalan rusak ini, sekolahnya masih bertahan dan anak-anaknya tetap datang setiap hari. Jalan yang dilalui benar-benar parah banget, luar biasa untuk lewat pokoknya,” terangnya.

Warga Tetap Bertahan Meski Jalan Rusak Parah

Dalam video tersebut juga ditunjukkan bagaimana warga tetap bertahan di tengah sulitnya akses karena jalan yang rusak.

“Di sini masih ada banyak perumahan, banyak warga yang memilih bertahan di sini dengan kondisi jalan yang rusak,” ucapnya dalam video berdurasi 1:45 menit itu.

“Benar-benar parah dan masih tanah, akses jalannya belum ada perbaikan,” sambungnya.

Sementara mengintip dari kolom komentar, pemilik akun mengungkapkan bahwa saat hujan, motor tidak bisa melintas karena ban akan penuh dengan tanah.

Baca Juga: Sorotan Khusus: Rekam Jejak Awardee LPDP yang Ogah Anaknya WNI, Berujung Kena Cancel Berkarier di Pemerintah

Selain itu, beberapa kali juga memakan korban ketika motor warga selip dan terjatuh.

“Waktu itu ada anak sekolah jatuh, terus pulang lagi karena bajunya kotor,” ungkapnya.

“Setahu saya ini masuk jalan kabupaten, jadi kewenangannya ada di Pemerintah Kabupaten, saya cuma menyampaikan kondisi yang kami rasakan sebagai warga semoga ada perhatian dan perbaikan,” tandasnya.(*) 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X