Viral Oknum Polisi Ditegur Pengendara karena Merokok di Jalan, Penegur Ingatkan Masyarakat untuk Berani Bersuara

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 30 Maret 2026 | 14:59 WIB
Viral pengendara tegur oknum Polisi karena merokok di jalan raya. (Instagram/matabukanasbak)
Viral pengendara tegur oknum Polisi karena merokok di jalan raya. (Instagram/matabukanasbak)

JURNALMETROPOLITAN.com - Merokok di jalan raya menjadi salah satu hal yang cukup sering dikeluhkan oleh pengendara lain karena dianggap mengganggu.

Selain itu, juga berpotensi membahayakan pengendara lain yang terkena abu maupun puntung rokok.

Beredar di media sosial menunjukkan oknmun anggota Polisi yang ditegur pengendara karena merokok di jalan.

Minta Matikan Rokok

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @matabukanasbak pada Senin, 23 Maret 2026, terdengar teguran dilayangkan oleh pengendara kepada Polisi berboncengan di depannya.

Teguran tersebut dilayangkan saat pengendara dan Polisi tersebut sama-sama berhenti di lampu merah.

Baca Juga: Viral Aksi Pemudik di Garut Keluhkan One Way, Warganet: Kalau Nggak Diterapkan Malah Bisa Macet Parah

“Pak, matikan rokoknya. Kena orang nanti, rokoknya. Masa Polisi ngerokok di jalan? Biasa Polisi yang negur, sekarang Polisi yang ngerokok di jalan,” ucap perekam video tersebut.

Pengendara Mengaku Resah dengan Aktivitas Merokok di Jalan

Mengintip di kolom komentar unggahan yang sudah diputar lebih dari 4,9 juta penayangan itu, penegur Polisi dalam video tersebut mengaku resah dan merasa sudah melewati batas.

“Ini saya yang negur, sebenarnya udah cukup resah ngeliat orang yang ngerokok sembarangan di jalan, nggak mikirin orang di sekitar karena dampaknya,” tulisnya di kolom komentar menggunakan akun @dippael.

“Tapi, karena ini pelakunya oknum Polisi, udah keterlaluan sih, makanya wajib ditegur,” imbuhnya.

Baca Juga: Viral Aksi Mitra MBG Joget-joget, Lita Gading Singgung Rencana Bawa Pembahasan ke Mahkamah Konstitusi

Ia menambahkan bahwa abu rokok membahayakan pengendara lain, karena bisa mengenai pakaian, wajah, atau masuk ke mata yang membuat iritasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X