Rumahnya Penuh Sampah saat Ditinggal Mudik, Warga Cengkareng Ini Sebut Kebiasaan yang Terjadi Tiap Pulang Kampung

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 30 Maret 2026 | 16:21 WIB
Keluhan warga di Cengkareng, Jakarta Barat yang rumahnya penuh sampah usai ditinggal mudik. (TikTok/rikadelima14)
Keluhan warga di Cengkareng, Jakarta Barat yang rumahnya penuh sampah usai ditinggal mudik. (TikTok/rikadelima14)

Rika juga menyarankan untuk membuang sampah di tempat pembuangan sampah kompleks pemukiman dalam video berdurasi 1:10 menit tersebut.

“Kalau malas bayar sampah atau sayang duitnya, ya buang di tempatnya kan di depan ada. Sumpah ya, gedeg banget sebenarnya sama orang-orang model begini,” terangnya.

“Ini bukan untuk penampungan sampah gratis, saya juga bayar tiap bulannya,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia menduga kejadian tersebut terus berulang karena ia pun tak menegur tetangga yang diduga membuang sampah-sampah tersebut.

“Mungkin karena selama ini aku diem aja misalkan ada yang buah sampah di sini, jadi seenaknya aja terus dianggap penampungan sampah gratis. Parah sih,” tuturnya.

Baca Juga: Beredar Video Insiden Mobil BYD di Bundaran HI, Sempat Terpental Lalu Tercebur ke Kolam Air Mancur

Tuai Sorotan dan Saran dari Warganet

Menilik pada kolom komentar video yang sudah ditayangkan lebih dari 73 ribu penayangan itu mendapat sejumlah saran dari warganet.

Salah satu warganet menyarankan untuk tidak meninggalkan bak sampah di depan rumah saat mudik.

Namun, menurut jawaban Rika, bak sampah tersebut bukan miliknya.

“Itu bukan ember sampah saya, punya sebelah yang ditarik ke kontrakan saya. Udah lama ditaruh di situ,” jawab Rika.

Beberapa komentar menyarankan seperti, “Taruh pot bunga aja di depan situ biar nggak ditaruh sampah,” tulis akun @las********4

“Bikin tulisan di tembok biar jera atau tulisan bakal ada dendanya,” tulis akun @sco*****5.(*)

“Laporin ke yang punya kontrakan atau ke Pak RT, kalau aku pun juga bakal gitu. Apa-apa pasti aku lapor ke yang punya kontrakan,” tulis akun @sel***y(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X