Viral Warga Bandar Lampung Blokade Rel Kereta Api, Mobil Tertemper dan Minta Ganti Rugi Diduga jadi Alasan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Senin, 30 Maret 2026 | 17:06 WIB
Aksi sejumlah warga di Bandar Lampung yang demo di perlintasan kereta api. (X/MurtadhaOne1)
Aksi sejumlah warga di Bandar Lampung yang demo di perlintasan kereta api. (X/MurtadhaOne1)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Aksi sejumlah warga di Bandar Lampung yang memblokade rel kereta api viral di media sosial.

Peristiwa tersebut diduga dipicu karena insiden sebuah kendaraan rusak karena tertemper kereta api yang tengah melintas.

Menurut informasi tambahan lainnya, kejadian itu terjadi di perlintasan kereta api di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.

Aksi Warga Pasang Rel Bekas di Atas Lintasan

Dalam video yang diunggah di akun X @MurtadhaOne1, tampak beberapa pria menggotong besi rel bekas dan ditaruh melintang di atas rel yang masih aktif.

Baca Juga: Wanita Ini Ungkap Aksi Driver Ojol yang Merekamnya Tanpa Izin, Sempat Berkilah Sedang Ngecas HP

Sebuah tangkapan layar pesan chat menyebut bahwa video tersebut sebenarnya adalah kejadian yang cukup lama, yakni saat malam takbir sebelum Hari Raya Idulfitri.

Isi pesan menyatakan bahwa kendaraan sempat berhenti di tengah rel saat kereta sudah dekat dan berakhir tertemper.

“Pas ada KA yang mau lewat, dia nerobos kayak sengaja gitu dia berhenti di tengah rel padahal kereta udah jarak deket. Jadilah itu dia ketabrak sama kereta, pas selesai minta ganti rugi ke petugas KA,” tulis pesan dalam chat tersebut, dikutip pada Jumat, 27 Maret 2026.

Pemilik Kendaraan Marah Menuntut Ganti Rugi

Lebih lanjut, aksi memblokir rel tersebut untuk meluapkan amarah dan menuntut pihak KAI memberikan ganti rugi.

Baca Juga: Spion Copot dan Bodi Bus Baret, Begini Kronologi Insiden Senggolan Bus Harapan Jaya dan Bagong yang Viral di Medsos

“Orang ini nggak terima, malah ngeblok pakai rel bekas terus minta ganti rugi buat benerin mobilnya,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X