Saat pemeriksaan, pihak klinik menyatakan bahwa alat untuk nebulizer atau alat uap untuk sesak napas sedang kosong.
Namun, ketika akan meninggalkan klinik, pemilik akun mengungkapkan mereka tiba-tiba dipanggil untuk kembali karena ada alat lain.
Selain masalah nebulizer, pemilik akun juga membeberkan bahwa ia tak diberi plastik obat dengan alasan stok kosong.
Diabaikan saat Ditegur karena Main Game
Menilik kolom komentar, pemilik akun menjawab komentar salah satu warganet yang menyarankan seharusnya petugas tersebut ditegur.
Rupanya, dari jawaban pemilik akun, ia menyatakan sudah melakukan hal tersebut, tapi tak ada respons.
“Sudah (ditegur) kak, tapi senyum-senyum doang,” tulisnya.
Tidak disebutkan di mana lokasi klinik tersebut, tapi video berdurasi 13 detik itu kini telah viral hingga diputar lebih dari 820 ribu kali penayangan.
(*)
Artikel Terkait
Usai Viral Dugaan Kasus Mark Up Pembuatan Video Profil Desa yang Jerat Amsal Sitepu, Bimoky Cemaskan Proses Hukum
3 Poin Temuan Investigasi usai Viral Siswa TK di Pemalang Diduga Keracunan MBG, dari Menu Es Kuwut hingga Olahan Melon
Viral Insiden Ledakan di Malioboro Yogyakarta yang Sebabkan 3 Orang Alami Luka Bakar Akibat Paparan Gas dari Saluran Limbah