Baca Juga: Ipb University Menjadi Tuan Rumah Ajang South-south Ocean Accounting Exchange 2026
Menurut pengunggah video, terdapat 2 petugas yang saat itu berada di lokasi.
Di sisi lain, seorang petugas perempuan disebut berada di kamar pasien yang sedang kosong dan sempat berlama-lama sebelum merespons panggilan.
"Di panggil tapi bilang ‘bentar, bentar’, malah bilang ke toilet. Padahal toilet posisinya di luar," terang pengunggah video.
"Saat wanita itu keluar, dia baru masuk ke toilet. Sampai aku bilang, kenapa enggak dari tadi ke toiletnya?," tambahnya.
Pilih Main Game Ketimbang Bantu Pasien
Dalam postingan yang sama, cucu dari pasien lansia itu menilai, petugas laki-laki lebih memilih bermain game dibandingkan bergegas mencari alat bantu yang dibutuhkan neneknya saat dalam kondisi darurat.
"Harusnya yang cowo yang lagi main game dia bergegas mencari alat, enggak harus nunggu. Tapi dia malah tetep fokus main game," terangnya.
Keluhan lain muncul ketika petugas akan melakukan penanganan awal berupa terapi uap.
Alat Uap Sempat Tidak Ditemukan
Saat kejadian itu, alat uap yang dibutuhkan disebut tidak tersedia di klinik. Keluarga pun sempat meninggalkan lokasi karena putus asa.
Baca Juga: Ipb University Menerima Sebanyak 3.601 Calon Mahasiswa Baru
"Kalau bukan karena tinggalkan klinik, posisi nenekku sudah enggak kuat banget," ujar sang cucu.
"Gong-nya lagi, saat nenekku diperiksa memang harus diuap, eh ternyata alat uapnya lagi habis. Sudahlah kita pergi," imbuhnya.
Setelah ditinggal, keluarga dipanggil kembali karena alat uap ditemukan. Pasien pun mendapat penanganan dan kondisinya sempat membaik.
Artikel Terkait
Update Kasus Gangguan Ginjal Akut, Bertambah Jadi 269 Pasien di 27 Provinsi
Cerita Dokter Bedah yang Terjebak Macet tapi Punya Jadwal Mengoperasi Pasien: Begini Perjuangannya
Kisah Dokter Spesialis Alumni LPDP di Jateng yang Disayang Pasien hingga Tuai Reaksi Positif Warganet di Medsos