Diduga Terabaikan, sang Cucu Viralkan Petugas Klinik yang Asik Main Game saat Neneknya Sudah dalam Kondisi Sesak Napas

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 5 April 2026 | 00:44 WIB
Menyoroti insiden seorang petugas klinik yang diduga tidak sigap dalam melayani pasien lansia hingga diviralkan di medsos.  (Instagram.com/@fakta.indo)
Menyoroti insiden seorang petugas klinik yang diduga tidak sigap dalam melayani pasien lansia hingga diviralkan di medsos. (Instagram.com/@fakta.indo)

Baca Juga: Ipb University Menjadi Tuan Rumah Ajang South-south Ocean Accounting Exchange 2026

Menurut pengunggah video, terdapat 2 petugas yang saat itu berada di lokasi.

Di sisi lain, seorang petugas perempuan disebut berada di kamar pasien yang sedang kosong dan sempat berlama-lama sebelum merespons panggilan.

"Di panggil tapi bilang ‘bentar, bentar’, malah bilang ke toilet. Padahal toilet posisinya di luar," terang pengunggah video.

"Saat wanita itu keluar, dia baru masuk ke toilet. Sampai aku bilang, kenapa enggak dari tadi ke toiletnya?," tambahnya.

Pilih Main Game Ketimbang Bantu Pasien

Dalam postingan yang sama, cucu dari pasien lansia itu menilai, petugas laki-laki lebih memilih bermain game dibandingkan bergegas mencari alat bantu yang dibutuhkan neneknya saat dalam kondisi darurat.

"Harusnya yang cowo yang lagi main game dia bergegas mencari alat, enggak harus nunggu. Tapi dia malah tetep fokus main game," terangnya.

Keluhan lain muncul ketika petugas akan melakukan penanganan awal berupa terapi uap.

Alat Uap Sempat Tidak Ditemukan

Saat kejadian itu, alat uap yang dibutuhkan disebut tidak tersedia di klinik. Keluarga pun sempat meninggalkan lokasi karena putus asa.

Baca Juga: Ipb University Menerima Sebanyak 3.601 Calon Mahasiswa Baru

"Kalau bukan karena tinggalkan klinik, posisi nenekku sudah enggak kuat banget," ujar sang cucu.

"Gong-nya lagi, saat nenekku diperiksa memang harus diuap, eh ternyata alat uapnya lagi habis. Sudahlah kita pergi," imbuhnya.

Setelah ditinggal, keluarga dipanggil kembali karena alat uap ditemukan. Pasien pun mendapat penanganan dan kondisinya sempat membaik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X