JURNALMETROPOLITAN.com - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menelusuri penyebab insiden kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 1 April 2026 malam.
Terkini, korban kebakaran di SPBE Cimuning itu teridentifikasi mencapai 17 jiwa berdasarkan pembaruan terkini sementara oleh kepolisian resor setempat.
Hal itu disampaikan Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro dalam pernyataan resminya di Bekasi, pada Jumat, 3 April 2026.
"Tadi kita sudah menengok ke rumah sakit dimana data sementara ada 17 korban dan ada beberapa yang lukanya sampai di atas 50 persen," kata Kusumo.
Kusumo menyampaikan keprihatinan atas musibah kebakaran ini, dan berharap agar seluruh korban segera diberikan kesembuhan sebagaimana kondisi beberapa korban yang sudah meninggalkan rumah sakit.
"Tadi juga sudah ada beberapa korban yang sudah meninggalkan rumah sakit, tadi ada di data kita yang sudah melakukan rawat jalan," ujarnya.
Mayoritas korban tersebut merupakan warga yang tinggal di wilayah pemukiman dengan jarak relatif dekat dengan area SPBE Cimuning, sementara dua korban lain berstatus sebagai pekerja di tempat kejadian perkara.
Penampakan Asap Putih di Lokasi
Berdasarkan penelusuran, terdapat rekaman video yang menunjukkan adanya paparan asap putih yang sempat menyelimuti pemukiman warga di lokasi kejadian.
Beredar video kepulan asap putih pekat dilaporkan memenuhi ruas Jalan PU, Kampung Cinyosog, Cimuning, pada Rabu, 1 April 2026 malam.
Asap tersebut menyebabkan jarak pandang di lokasi sempat tertutup secara signifikan.
Artikel Terkait
Cerita Korban Kebakaran di Cianjur, Rumah Tetangga Runtuh Usai Dentuman: Kejadiannya Cepat, Nggak Ada Hitungan Menit
Gasak Celengan Sedekah Subuh hingga Modal Jualan saat Rumah Ditinggal Mudik, Maling di Medan Tinggalkan Surat untuk Korban: Semoga Banyak Rezeki
Kronologi Teror Air Keras ke Lansia di Tambun Bekasi, Bermula saat Korban Berjalan Menuju Masjid untuk Salat di