JURNALMETROPOLITAN.com - Kasus dugaan penipuan wedding organizer (WO) dan centering kembali viral di media sosial.
WO Kamuya diduga melakukan penipuan kepada kliennya di area Surabaya dan Mojokerto.
Sejumlah korban dari WO Kamuya kemudian mendatangi rumah pengusaha tersebut didampingi oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji atau yang biasa dipanggil Cak Ji dan Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi pada Kamis, 2 April 2026.
Ada 29 Korban dengan Kerugian Ratusan Juta
Salah satu korban yang datang ke tempat usaha WO di daerah Suromulang, Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto mengungkapkan bahwa setidaknya ada 29 klien yang menuntut pengembalian uang.
“Paling besar satu korbannya nominalnya Rp95 juta, satu orang Mojokerto. Kalau Surabaya paling besar nominal uangnya sekitar Rp40 jutaan,” ucap salah satu korban, dikutip dari unggahan Asli Mojokerto.
“Total itu ada sekitar 29 orang yang di-list, totalnya ada Rp680 jutaan, hampir di angka Rp700 juta,” imbuhnya.
Pihak WO Beri Kabar Mendadak pada Korbannya
Meurut korban, pihak WO memberi kabar bahwa mereka tidak bisa menggelar acara untuk pernikahan kliennya secara mendadak.
“Yang paling mepet itu dikabari tanggal 26 Maret, acaranya tanggal 29 Maret diinfokan tidak bisa hadir. Jadi, H- berapa itu, H-3 ya, yang paling mepet itu,” lanjutnya.
“Saya nggak tahu ada modus apa, nggak berani menyimpulkan tapi intinya saya cuma mau uang saya kembali,” tegasnya.
Artikel Terkait
Selebgram Ajudan Pribadi Diciduk Polisi, Kasus Penipuan dan Penggelapan Rp 1,3 Miliar
WOW! Polisi Terima Ratusan Aduan Penipuan Tiket Konser Coldplay, Total Kerugian Miliaran Rupiah!
Penipuan Modus Tukar Kartu ATM di Bogor, Polisi Ringkus Pelaku