Dilaporkan ke Polisi Buntut 29 Santri Gagal Terbang, Super Air Jet Ungkap Kronologi Kedatangan Rombongan

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Minggu, 5 April 2026 | 19:12 WIB
Super Air Jet buka suara terkait isu viral usai disebut tinggalkan 29 penumpang yang menuju Jakarta dari Pangkalpinang. (Instagram/humaspoldakep.babel)
Super Air Jet buka suara terkait isu viral usai disebut tinggalkan 29 penumpang yang menuju Jakarta dari Pangkalpinang. (Instagram/humaspoldakep.babel)

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Tengah viral di media sosial dugaan penelantaran yang dilakukan oleh maskapai Super Air Jet pada 29 santri.

Disebutkan bahwa setidaknya, 72 santri dari Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah Pasuruan yang akan terbang dari Pangkalpinang-Jakarta pada Kamis, 2 April 2026.

Namun, 29 santri dilarang masuk ke pesawat dengan alasan keterlambatan, meski terungkap sudah memiliki boarding pass.

Menanggapi viralnya isu tersebut, pihak maskapai Super Air Jet lantas buka suara dengan membeberkan kronologi alasan di balik pembatalan terbang untuk ke-29 santri tersebut.

Rombongan Belum Melapor di Ruang Tunggu

Corporate Communications Strategic of Super Air Jet, Danang Mandala Prihantoro, mengungkapkan bahwa rombongan yang tertinggal belum terlihat melapor di ruang tunggu sesuai waktu yang ditentukan.

Baca Juga: ICCN dan Greeneration Foundation Jalin Kolaborasi untuk Ekonomi Kreatif Berkelanjutan

Menurutnya, ruang tunggu keberangkatan untuk penerbangan domestik ditutup 10 menit sebelum jadwal terbang dan tetap tidak bisa masuk ke pesawat meski sudah memiliki boarding pass.

“Ketentuan ini berlaku untuk menjaga ketertiban, ketepatan waktu, serta keselamatan penerbangan,” ungkap Danang, dikutip dalam keterangan resminya pada Sabtu, 4 April 2026.

Timeline Kedatangan Rombongan

Dalam kesempatan yang sama, timeline rombongan berdasarkan data CCTV pun turut dibeberkan oleh pihak maskapai.

Rombongan para santri disebut sudah tiba di bandara sekitar pukul 06.31 WIB dan baru mulai check-in sekitar pukul 07.13 WIB.

Baca Juga: Detik-detik Insiden Wisatawan Terpental dari Donat Boat, Manuver Terlalu Mepet di Bibir Pantai Ammani

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X