JURNALMETROPOLITAN.com - Polemik tarif parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran atau RSUD Cibinong kini bergulir ke persoalan lain.
PT Baraya yang menjadi vendor parkir RSUD Cibinong diduga mendatangi rumah orang tua Sahat JTD, pengunggah video keluhan tarif parkir yang viral di media sosial.
Kunjungan pihak PT Baraya itu diungkap melalui unggahan akun Instagram @sahatj0607 dan menyebut pertemuan itu terjadi tanpa janji temu.
Bahkan dalam video keterangan yang dibuat, pihak PT Baraya datang bertemu dengan kedua orang tuanya dan mengunggah video tanpa konfirmasi maupun izin yang bersangkutan.
Disebut Hanya Sebagai Upaya Pencitraan
Pengunggah video mengatakan pihak PT Baraya mendatangi rumahnya pada Minggu, 5 April 2026.
Baca Juga: Beredar Video Atap Bandara Soetta Ambyar Imbas Hujan Deras, Calon Penumpang Pesawat Kaget Bukan Main
“Tolong beretika ya, jangan pakai orangtua saya untuk pencitraan. Bapak saya cerita ada 3 orang datang ke rumah mengaku dari vendor Parkir RSUD Cibinong,” tulisnya dalam unggahan akun Instagramnya pada Senin, 6 April 2026.
“Salah satunya berperawakan aparat seperti yang beredar di medsos TikTok hari ini, saat saya dan adik saya tidak ada di rumah. Sekeluarga merayakan Paskah, hanya ada bapak dan ibu saya yang sedang sakit. Anda tidak beretika dan melanggar privasi,” imbuhnya.
Ia menyebut bahwa kunjungan tersebut ramai di media sosial dan disebut sebagai momen pertemuan untuk permintaan maaf.
“Mengapa Anda melakukan pencitraan, seakan-akan Anda sudah meminta maaf kepada kami sebagai pengunggah, tapi menggunakan bapak saya. Jelas-jelas keberatan, tapi tetap diunggah,” sambungnya.
Datang Tanpa Konfirmasi, Dianggap Telah Langgar Privasi
Artikel Terkait
Bukan Pungli! Simak Aturan Berwisata di Kebun Raya Bogor!
Kronologi Oknum Dishub Medan Diduga Lakukan Pungli Sebesar Rp500 Ribu, Ancam Bawa Sopir Pikap ke Pengadilan
Viral Isu Dugaan Pungli di Jembatan Cirahong, Muncul Perbedaan Respons dari Warganet: Uang Sukarela hingga Kebiasaan yang Salah