Selain itu, populasi ikan sapu-sapu yang terus meningkat juga mengancam ekosistem perairan di Jakarta.
Baca Juga: Iran Kembali Buka Jalur Laut, 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz
Ikan lokal dinilai kalah bersaing dalam mendapatkan makanan dan ruang hidup, membuat keseimbangan lingkungan makin terganggu.
"Ini ikan invasif yang bisa merusak sungai dan danau, dengan tubuh keras dan daya tahan tinggi ikan ini merusak habitat ikan lokal," ungkapnya.
Bukan soal Hasil Tangkapan
Diketahui, langkah pembersihan yang dilakukan warga Jakarta terhadap peredaran ikan sapu-sapu ini sebagai upaya menjaga infrastruktur sungai tetap aman.
Di sisi lain, hal tersebut sekaligus mengendalikan populasi ikan sapu-sapu agar tidak semakin merajalela.
"Jadi nelayan didorong untuk menangkapnya sebanyak mungkin demi menjaga keseimbangan ekosistem," terang postingan serupa.
"Perburuan ikan sapu-sapu bukan soal hasil tangkapan, tapi tentang menyelamatkan lingkungan perairan," tandasnya.
Sampai dengan Minggu, 19 April 2026, pukul 12.30 WIB, postingan tersebut telah disukai oleh 26,6 ribu pengguna Instagram.(*)
Artikel Terkait
Kronologi Pemobil vs 4 Motor di Perempatan Jogjo Jakarta Barat, Kaca Mobil Pecah dan Penyok Digetok Warga
Beredar Aksi Penjual Makanan di Tebet Jakarta yang Diduga Tiru Logo BGN dan Jual 'Sarapan MBG' untuk Warga
Didominasi Hujan, Ini Prakiraan Cuaca di Seluruh Wilayah Jakarta Selasa 14 April 2026