Viral Kasus Pemukulan Siswa SMP di Singkawang oleh Teman Sendiri, Pelaku Pura-pura Ajak Korban Ngobrol Sebelum Dipukul Pakai Palu

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Kamis, 28 Mei 2026 | 22:32 WIB
Viral kasus pemukulan anak SMP di Singkawang oleh temannya sendiri menggunakan palu. (Threads/ftmh_azzhr)
Viral kasus pemukulan anak SMP di Singkawang oleh temannya sendiri menggunakan palu. (Threads/ftmh_azzhr)

 

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Seorang siswa SMP di Singkawang, Kalimantan Barat menjadi korban pemukulan yang dilakukan salah satu temannya.

Korban berinisial W (12) mengalami pecah tempurung kelapa setelah dipukul menggunakan palu oleh temannya.

Aksi pemukulan tersebut diduga karena perselisihan gara-gara main game.

“Gara-gara pelaku selalu kalah main game, jadi dendam sama si korban. Semenjak itu pelaku suka nyari ribut sama korban tapi korban gak ladenin karena merasa pelaku temen baiknya,” tulis akun Threads @ftmh_azzhr yang diunggah pada Senin, 25 Mei 2026.

Viral Tangkapan Layar Pesan WhatsApp, Diduga Sudah Direncanakan

Dalam utas tersebut turut dibagikan foto tangkapan layar pesan WhatsApp dan diduga pelaku sudah berencana untuk melancarkan aksinya tersebut kepada korban.

Baca Juga: Kronologi Penipuan WO Marwah, Korban Asal Bekasi Ungkap Ditagih Biaya Sewa Gedung padahal Sudah Bayar Lunas: Saya Pikir Semuanya Clear

“Aku pecahin kepala W bah. Tengkoraknya pecah. Aku pukul sendiri pakai palu. Sekali pukul doang langsung lemas dia, aku pukul diam-diam,” tulis dalam pesan chat tersebut.

Sembunyikan Palu di Sweater

Pesan chat lain yang diunggah juga mengungkap bahwa palu yang digunakan, disembunyikan oleh pelaku di balik sweater.

Ia lebih dulu mengajak korban berbincang sebelum melayangkan pukulan kepada korban.

“Aku sembunyikan palu di sweaterku. Aku pura-pura ngobrol sama dia, terus langsung pukul,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB
X