UMKM Menjerit, Viral Produsen Roti Curhat Harus Buang Adonan hingga Tutup Toko karena Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan dari PLN

photo author
Dimas Pratama, Jurnal Metropolitan
- Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:44 WIB
Curhatan viral pengusaha UMKM roti yang gagal jualan karena kendala pemadaman listrik tanpa pemberitahuan dari PLN. (Threads/safirayundap - nadyafrahman_)
Curhatan viral pengusaha UMKM roti yang gagal jualan karena kendala pemadaman listrik tanpa pemberitahuan dari PLN. (Threads/safirayundap - nadyafrahman_)

 

 

JURNALMETROPOLITAN.com - Pemadaman listrik yang dilakukan oleh PLN beberapa waktu terakhir menuai sejumlah sorotan dari masyarakat.

Komplain pun dilayangkan oleh warganet yang merupakan pengusaha UMKM, mengeluhkan bahwa pemadaman listrik dilakukan tanpa pemberitahuan.

Akibatnya, produksi menjadi menurun hingga harus membuang bahan dagangan jika UMKM bergerak di bidang kuliner.

Curhat Oven Mati, UMKM Roti Gagal Jualan

Salah satu protes mengenai pemadaman listrik tanpa pemberitahuan ini diungkapkan oleh akun Threads @safirayundap.

Melalui utasnya, ia membagikan video adonan roti tawar yang siap masuk oven, tapi listrik tiba-tiba mati.

Baca Juga: Klaim Kooperatif Selama Penyidikan, Pengacara Pertanyakan Alasan Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa

“Gara-gara pemadaman listrik tanpa pemberitahuan. Gimana nasib UMKM yang ngandelin listrik untuk produksi setiap harinya gini. Gagal ngembang, gagal ngoven, gagal dijual,” tulis akun tersebut, dikutip pada Jumat, 19 Juni 2026.

Dalam video, ia hanya bisa pasrah karena tidak bisa menjual rotinya.

“Sedih banget ini, udah gagal ini. Mau diapain lagi ini roti tawarnya enggak tahu lagi,” ucapnya.

Hal serupa juga diungkap oleh akun @raniazli_ yang mengaku harus menutup toko sehari karena tepung untuk bahan rotinya over proofing.

“10 kilogram tepung over proofing gara-gara mati listrik. Semua butter dan es mencair, jadi toko tutup selama satu hari,” tulisnya.

Membuang 16 Kilogram Adonan Tepung

Sementara itu, akun Threads @nadyafrahman_ juga mengungkapkan bahwa dirinya harus membuang sekitar 16 kilogram tepung adonan roti.

Baca Juga: Beraksi Dua Kali, Pencuri Tanaman Langka di Kebun Raya Bogor Ditangkap

“Kurang lebi 16 kilogram tepung harus terbuang sia-sia. Efek mati lampu tanpa pemberitahuan, padahal pekan kemarin udah seneng diinfoin akan ada pemadaman tapi ditungguin malah gak mati lampu. Giliran sekarang gak ada info apa-apa, tiba-tiba mati lampu lama banget,” jelasnya.

Pertanyakan Kompensasi dari PLN

Usai beberapa utas dari pengusaha UMKM viral, tak sedikit warganet yang mempertanyakan kompensasi yang bisa diberikan oleh pihak PLN.

Terlebih jika pemadaman listrik dilakukan tanpa pemberitahuan, sehingga tidak ada persiapan.

Beberapa komentar dari warganet seperti, “Bisa gak sih UMKM minta ganti rugi ke PLN? Mengadakan pemadaman listrik tanpa pemberitahuan itu sangat merugikan UMKM,” tulis akun @evi_oktavia76.

“Mungkin buat perusahaan besar gak rugi karena modal mereka banyak, tapi bagi kami yang modalnya dapat minjem dan tiba-tiba listrik mati  padahal lagi manggang kue pakai oven listrik atau lagi ngadon kue pakai mixer, pasti gagal produksi. Bagaimana minta tanggung jawab ke PLN?” tambahnya.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Sat Lantas Polres Bogor Panen Jagung Bersama Warga dan Petani

“Kalau kasusnya sampai ngerugiin orang lain harusnya ganti rugi dong PLN? Apalagi kita pakai listrik ini selalu bayar, telat bayar aja bisa diputus tapi ngasih pelayanan kok kurang banget ya,” tulis akun @ulj******w

“Bisa nggak menggugat PLN? Bareng-bareng dengan teman-teman pengusaha UMKM lainnya,” tulis akun @kos***********a(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dimas Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:32 WIB

Terpopuler

X